Ilmuwan muslim dalam pemikiran Jules La Beaume, seorang pemikir, intelektual, dan penulis Prancis :

“Orang-orang di dunia datang untuk memperoleh ilmu dan pengetahuan dari kaum Muslimin, yang memperolehnya dari Al-Qur’an, yang merupakan lautan pengetahuan, dan mengalirkan aliran-aliran (ilmu) darinya di dunia, untuk umat manusia…” 

Dan benar saja, ilmuwan muslim yang tak terhitung jumlahnya berkontribusi besar terhadap peradaban manusia dan cikal bakal kemajuan ilmu pengetahuan. Mereka menguasai banyak bidang, bahkan bukan hanya satu bidang. Siapa saja mereka ?

Diantara para ilmuwan muslim, 8 diantaranya sbb :

  1. Al-Khawarizmi Muhammad Bin Musa sang ahli matematika penemu angka 0

al-Khawarizmi adalah seorang ahli matematika,astronomi,astrologi,geografi yang lahir di kufah pada 780 M dan wafat pada 850 M di bagdad.Al khawarizmi juga menemukan Al jabar yang tercatat di buku yang membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Khawarizmi juga berperan dalam pengembangan tabel sinus, cosinus, dan trigonometri.

Selain dikenal sebagai bapak aljabar, Al-Khawarizmi juga dikenal sebagai penemu angka nol. Khawarizmi juga membuat beberapa buku seperti Al-kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa’l-muqabala (The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing) menjadi dasar dalam pembelajaran aljabar Ilmu Matematika. Tak berhenti di sana, Khawarizmi juga menemukan angka nol (0) yang ia perkenalkan dalam kitab berjudul Al-Jam’a wa Al-Tafriq bi Al-Hisab Al-Hindi.

2. Ibnu  Sina sang dokter penemu anatomi tubuh

Ilmuwan muslim
Ilmuwan muslim ibnu sina penemu anatomi tubuh (pexels.com/Christ J Mitchell )

Ibnu sina adalah seorang ilmuan dan dokter yang lahir pada tahun 980 M dan wafat pada 1037 M. Keahlian Ibnu Sina itu ada beberapa seperti Filsafat,kedokteran.Ibnu Sina juga menemukan bahwa penyakit TBC adalah penyakit menular yang menular melalui air dan tanah.

Ibnu Sina juga menemukan anatomi tubuh manusia secara rinci dalam buku  Al-Qanun fi al-Tibb. Beliau juga merupakan dokter bedah yang handal dan dapat melakukan praktik bedah yang sulit seperti mengatasi pembengkakkan pada kanker, melakukan pembedahan pada batang tenggorokan dan kelenjar tenggorokan, membuang bisul pada paru-paru. penyakit saraf (neurasthenia) juga ditemukan oleh Ibnu Sina.

3. Ibnu Al-Qutiyah ahli tata bahasa

Ibnu Al-Qutiyah adalah seorang sejarawan yang lahir dan tinggal di cordova.Dia membuat buku yang berjudul Tarikh Iftitah Al-Andalus yang isinya tentang kependudukan kaum muslimin di spanyol, Dari awal sampai akhir masa kekhalifahan Abdul Rahman. Ibnu Al-Qutiyah juga merupakan ahli bidang tata bahasa.

4. Ibnu Rusyd(Averoes) menguasai banyak bidang keilmuan

Ibnu Rusyd kahir di Cordova dan wafat di Maroko. Ia ahli agama islam yang mendalami ilmu-ilmu seperti matematika,fisika,astronomi,filsafat,ilmu kedokteran

5. Abbas Al Zahrawi seorang dokter yang bekerja di istana

Ilmuwan muslim
ilustrasi luka sumber gambar (pexels.com/Mart Production)

Beliau adalah seorang dokter yang bekerja di istana Al Hakam 2.Karya-karya Abbas Al Zahrawi diantara lain adalah memperkenalkan konsep katerisasi pada luka dan teknik menghancurkan batu pada ginjal. Karyanya telah diterjemahkan ke bahasa latin oleh Gerad dari Cremona dan diterbitkan di Vebuce pada tahun 1497,Di Basel pada tahun 1541 dan Oxford pada tahun 1778.

6. Ibnu Zuhr (Avenzoar) seorang ahli bedah

Ilmuwan muslim
Ilustrasi ilmuwan muslim ahli bedah (pexels.com/Vidal Balielo Jr. )

DI Eropa beliau dikenal sebagai Avenzoar.Ia merupakan ahli bedah di Spanyol yang bertugas sebagai dokter istana Abdul Al Ma’mun. Beliau juga menulis buku dalam bidang kedokteran seperti cara-cara pengobatan dan pola makan sehat.Dia dianggap sebagai orang pertama yang menulis tentang rasa pada tulang dan kutu yang mengakibatkan rasa gatal pada kepala

7. Ibnu Al Baytar ahli tumbuhan dan farmasi

Ahli tanaman
ilustrasi Tumbuhan (pexels.com/sohail Nachiti)

Ibnu Al Baytar adalah ahli ilmu tumbuh-tumbuhan dan farmasi yang berada di Andalusia ia mengembara ke beberapa daerah seperti Mesir,Suriah,Asia,Afrika Utara. Karya terkenalnya adalah Al MUghnI Fi Al Adwiyah Al Mufradah yang membahas tentang bahan obat dan Al JAMI; Fi Al Adwiyah Al Mufradah yang berisi tentang kumpulan obat sederhana yang diambil dari binatang,sayur,bahan tambang.

8. Ibnu Khaldun ahli kemasyarakatan

Ibnu Khaldun menulis buku yang berjudul mukadimah yang berisi tentang masalah masyarakat dari berbagai sisi seperti agama,sejarah,politik dan moral.

Ilmuwan muslim banyak yang menjadi pelopor ilmu pengetahuan pada bidangnya masing-masing. Juga, banyak dari mereka membukukan pengetahuannya dan menjadi bahan rujukan bagi perkembangan ilmu pengetahuan modern.

Misalnya Ibnu Sina dengan salah satu buku maha karyanya, kitab Al-Qānūn fī al-tibb, yang dalam Bahasa Inggris dikenal sebagai The Canon of Medicine. Atau ilmuwan muslim al zahrawi terkenal dengan karya tulisnya yang membahas cara menjahit bekas luka, teori tentang ilmu bedah,  gigi, anak, melahirkan, dan masih banyak lagi. Bahkan bukunya ini dijadikan rujukan di Eropa. Banyak dari mereka tak hanya menguasai satu bidang ilmu pengetahuan.

Ini seharusnya menjadi motivasi bagi umat Islam untuk mencintai ilmu pengetahuan dan sebagai motivasi belajar dan terus belajar.

Referensi :

https://m.republika.co.id/berita/qwp39a366/alqanun-fi-altibb-karya-kedokteran-klasik-ibnu-sina-part1

https://sains.sindonews.com/read/795929/768/11-ilmuwan-muslim-yang-mengubah-dunia-penemuannya-masih-relevan-sampai-sekarang-165502479

Tokoh Ilmuwan Islam (Muslim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like