
Nah, kompasianer yang barangkali baru terjun ke dunia tulis menulis, tak usah ragu dan bimbang tentang cara upload artikel di kompasiana, karena sangatlah mudah. Sebelum memulai, buatlah terlebih dahulu tulisanmu dalam bentuk draft. Beberapa newbie menuliskannya langsung pada platform, beberapa mungkin berhasil tapi bukan tanpa resiko. Misalnya, saat sinyal sedang putus sambung, artikel yang dengan susah payah ditulis bisa-bisa tidak ter-save. Alhasil, bisa-bisa kamu harus menulis ulang. Sayang sekali bukan?
Sebagai perkenalan nih, saya juga seorang kompasianer. Sepengalaman saya menulis di beberapa platform, kompasiana menjadi salah satu yang paling mudah. Tentu, saya punya alasan sendiri.
Pertama, tulisan saya dalam draft bisa diblok semuanya, kopi, lalu paste dalam platform. Terkopilah semua secara sekaligus. Pada platform lainnya, saya tidak bisa kopi paste sekaligus karena harus kopi paste paragraf demi paragraf.
Kedua, tulisan kompasianer sudah pasti lolos karena tidak harus menunggu kurasi dari editor, selama itu tidak melanggar beberapa hal ya.
Panduan cara upload artikel di kompasiana
Lanjut ya, karena Kompasiana punya Domain Authority (DA) yang tinggi banget. Artinya, Google udah “percaya” sama Kompasiana. Nah, tugas kamu tinggal pahami panduannya dan cara upload artikel di Kompasiana yang ramah SEO. That’s why kamu harus meriset kata kunci terlebih dahulu.
Selain itu, tulisan yang lebih banyak peminatnya di kompasiana, menurut riset saya, adalah hal-hal yang terkait dengan opini pribadi. Saya pernah menulis artikel-artikel yang lebih menjurus pada kesehatan atau sains dengan riset pada jurnal-jurnal, tetapi rupanya kurang peminat.
Sebaliknya, ketika saya secara iseng menuliskan opini, eh diluar dugaan malah lebih banyak viewernya. Sejak saat itu, saya lebih banyak menuliskan opini di kompasiana. Alhamdulillah, sejauh ini sudah tiga tulisan saya masuk headline dan dua tulisan masuk dalam artikel pilihan.
Pahamilah, setiap platform biasanya ada pasar tersendiri dan gaya tulisan yang lebih disukai. Maka dari itu, jika kamu menulis di banyak platform, tidak bisa menyamaratakan semuanya. Pelajari saja, tulisan seperti apa yang lebih banyak disukai pada platform tujuanmu.
Hal-hal yang tak boleh dilupakan ketika menulis di kompasiana
- Kata kunci pada judul dan beberapa paragraf juga hal-hal yang bisa dikatakan sebagai ramah CEO.
- Selain itu, menempatkan kata kunci pada sub judul tidak kalah penting, sehingga tulisanmu bisa saja nangkring di pencarian google page nomor wahid. Aamiin ya Allah. Misalkan, sub judul “cara upload artikel di kompasiana supaya ramah CEO”, dimana yang dibold adalah kata kuncinya.
- Jangan lupa tuliskan tag atau label pada tulisanmu. Label atau tag-tag ini biasanya digunakan kompasiana untuk mengelompokkan tulisan pada tema-tema tertentu. Sehingga, ketika ada pembaca mencari tulisan dengan tema cara menulis yang ramah CEO, misalnya, maka tulisanmu akan menjadi salah satu yang muncul dalam pencarian.
- Selesai dengan semua hal-hal detail di kompasiana, klik tayang dan pilih tanggal, jam tayangnya.
Setelah tulisanmu tayang, jangan lupakan tetanggamu yang sama-sama kompasianer, like tulisan mereka, berikan tanggapan dan follow ya. Ini penting untuk menghidupkan komunitas, selain itu bisa saja kan salah satu atau beberapa dari mereka jadi ingin baca tulisanmu gara-gara respon yang diberikan atas tulisan mereka.
Rajin-rajin menulis ya, dan ikuti event-event pentingnya, nikmati prosesnya jangan terlalu fokus pada cuannya. Demikian cara upload artikel di kompasiana, semoga membantu dan happy writing.

Cara Upload Artikel di Kompasiana Ramah SEO
Novel Kehidupan tentang Lelaki di Panggung Sandiwara
Pedoman Format Penulisan Artikel IDN TIMES
Buku Islamic Parenting: Dont be Angry Mom
Novel Terjemahan Fantasi Best Seller Witch Bakery
Dallergut: Toko Penjual Mimpi, Buku Novel Fiksi Tentang Industri Mimpi