
Novel kehidupan tak jarang yang menginspirasi, barangkali karena di dalamnya relate dengan kejadian hidup sehari-hari. Juga, tak jarang novel jenis ini memberikan banyak pesan penting. Misalnya, dalam novel “Lelaki di Panggung Sandiwara” yang sebentar lagi launching, ada pesan erat tentang parenting, tentang bagaimana ucapan orang tua sangat berdampak baik buruknya pada masa depan anak.
Novel ini ada kisah percintaannya, ada juga kisah persahabatan, sekaligus disisipi hubungan orangtua dan anak. Pada beberapa bab dikisahkan Alzam sebagai tokoh utama yang memiliki trauma berat bullying pada masa sekolahnya di usia sangat belia. Pada saat yang bersamaan, perekonomian keluarganya runtuh karena ayahnya sebagai pencari nafkah di keluarga, meninggal dunia. Di rumah, ia tak mendapat perhatian khusus dari ibunya yang sibuk mencari nafkah untuk kedua anaknya yang masih belia, Alzam dan adiknya.
Lelah dengan kesibukannya untuk bertahan hidup, mengurus anak sendiri, tak jarang kalimat-kalimat yang keluar dari mulut sang ibu penuh amarah, emosi negatif yang sering pula membuat Alzam sakit hatinya. Alzam yang mengalami perundungan berat di sekolah, tidak tahu harus mengadu pada siapa. Ia terlalu takut jika bercerita pada ibunya sendiri. Trauma berat itu, akhirnya, ia simpan sendiri dalam benaknya hingga berdampak pada kehidupannya saat dewasa.
Dengan kata lain, karya Sarahhida ini novel tentang kehidupan dan cinta pada orang tua, keluarga, sahabat hingga kekasih.
Novel Kehidupan, apa yang disajikan?
Tidak jarang novel kehidupan menyajikan kisah inspiratif yang merefleksikan perjuangan, makna, dan realitas manusia. Sebagaimana novel pertama Sarahhida ini, “Lelaki di Panggung Sandiwara” memberikan kisah inspiratif bagaimana seorang ibu yang tak punya penghasilan tetap, pada akhirnya berhasil membesarkan anak-anaknya. Bagaimana seorang Alzam yang punya trauma berat berhasil keluar dari trauma yang dideritanya, dimana ia memulai kembali hidupnya dari nol di usia yang cukup matang.
Perjuangan yang dikisahkan dalam novel ini, tentu dalam realita sehari-hari, ada banyak kisah Wanita Tangguh yang dari titik nol, ditinggal suami pula, pada akhirnya berhasil membesarkan anak-anaknya.
Untuk para pejuang trauma, apapun jenis traumanya novel ini dihadirkan untuk kalian, sebagai penyemangat untuk Kembali sembuh. Trauma itu memang tak kelihatan secara fisik, ia hadir dari dalam, tak terlihat oleh mata, tapi dampaknya luar biasa mengganggu mental bahkan dapat mempengaruhi performa seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, sembuh, pasti bisa, kita bisa. Nantikan novel kehidupan “Lelaki di Panggung Sandiwara”.

Novel Kehidupan tentang Lelaki di Panggung Sandiwara
Novel Percintaan Lelaki di Panggung Sandiwara: Pengenalan
Pedoman Format Penulisan Artikel IDN TIMES
Buku Islamic Parenting: Dont be Angry Mom
Novel Terjemahan Fantasi Best Seller Witch Bakery
Dallergut: Toko Penjual Mimpi, Buku Novel Fiksi Tentang Industri Mimpi
Manfaat Minuman Matcha Latte untuk Kesehatan