<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>parenting anak Archives - sharottea.com</title>
	<atom:link href="https://sharottea.com/category/berumah-tangga/parenting-anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sharottea.com/category/berumah-tangga/parenting-anak/</link>
	<description>Berbagi Informasi, tips, pengetahuan, cerita, pengalaman dan produk because Sharing is caring</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jun 2023 10:22:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188833827</site>	<item>
		<title>Penyakit Orang Tua Pemarah, Secara Fisik dan Psikologis</title>
		<link>https://sharottea.com/penyakit-orang-tua-pemarah-secara-fisik-dan-psikologis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[sharot]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jun 2023 10:22:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[parenting anak]]></category>
		<category><![CDATA[Dont be angry mom]]></category>
		<category><![CDATA[Orang tua pemarah]]></category>
		<category><![CDATA[Orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit orang tua pemarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sharottea.com/?p=2489</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siapa pun dapat menjadi marah – itu mudah, tetapi menjadi marah dengan orang yang tepat dan pada tingkat yang tepat<a href="https://sharottea.com/penyakit-orang-tua-pemarah-secara-fisik-dan-psikologis/" class="read-more">Read More<i class="fa fa-long-arrow-right" aria-hidden="true"></i></a></p>
<p>The post <a href="https://sharottea.com/penyakit-orang-tua-pemarah-secara-fisik-dan-psikologis/">Penyakit Orang Tua Pemarah, Secara Fisik dan Psikologis</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="post-content">
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="has-white-color has-text-color has-medium-font-size wp-block-paragraph">Siapa pun dapat menjadi marah – itu mudah, tetapi menjadi marah dengan orang yang tepat dan pada tingkat yang tepat dan pada waktu yang tepat dan untuk tujuan yang benar, dan dengan cara yang benar – itu tidak dimiliki setiap orang dan tidak mudah.” – Aristoteles</p>
</blockquote>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Mengutip ucapan Aristoteles di atas, maka jelaslah perbedaan orang tua pemarah dan orang tua yang bukan pemarah. Orang Tua pemarah cenderung akan marah pada segala hal yang tidak disukainya, bahkan untuk hal-hal sepele yang sebenarnya dapat diselesaikan tanpa marah. Sementara itu orang tua yang baik hanya akan marah jika anak melakukan hal di luar batas. </p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Pembeda lainnya antara <a href="https://sharottea.com/genetik-ayah-dan-ibu-kuatan-mana/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">orang tua </a>pemarah dan orang tua yang tidak pemarah adalah cara mengekspresikan rasa marah. Orang tua pemarah<strong> </strong>mengekspresikan marah melalui cara yang destruktif terhadap mental dan fisik anak. Sebaliknya, orang tua yang baik akan marah dengan cara yang tidak destruktif terhadap fisik dan mental anak.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" width="640" height="676" src="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2023/06/orangtua-pemarah.jpg?resize=640%2C676&#038;ssl=1" alt="orang tua pemarah" class="wp-image-2496" srcset="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2023/06/orangtua-pemarah.jpg?w=762&amp;ssl=1 762w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2023/06/orangtua-pemarah.jpg?resize=284%2C300&amp;ssl=1 284w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2023/06/orangtua-pemarah.jpg?resize=600%2C634&amp;ssl=1 600w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></figure>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Dalam buku berjudul &#8220;Don&#8217;t be Angry Mo<em>m</em>&#8221; karya dr. Nurul Afifah, ternyata <strong>orang tua pemarah </strong>akan memberi dampak negatif berupa penyakit terhadap anak dan dirinya sendiri, baik itu secara fisik maupun mental. Yuk, cek apa saja <strong>penyakit orang tua pemarah</strong>, secara psikis dan fisik :</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px"> <span style="text-decoration: underline;">Dampak marah terhadap fisik dan mental anak </span></p>



<ol class="wp-block-list">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Bentakan kasar orang tua akan menyebabkan kematian sel-sel otak anak</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Jika otak anak di bedah, maka di dalamnya akan terlihat lebih dari 10 triliun sel-sel otak yang sedang tumbuh dan berkembang. Namun, proses ini akan terganggu dengan satu bentakan kasar orangtua. Satu bentakan saja akan menggugurkan lebih dari satu milyar sel otak yang sedang berkembang. Bentakan yang disertai kekerasan fisik kepada anak akan menghancurkan milyaran sel-sel otak yang sedang berkembang.</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sebaliknya, anak yang mendapat kasih sayang penuh dari orang tua cenderung lebih cerdas dengan ukuran otak lebih besar&nbsp; karena rangkaian otaknya terbentuk dengan baik dan cepat.&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="2">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Bentakan kasar orang tua akan menyebabkan psikis anak menjadi stress dan karenanya membuat jantung anak menjadi lelah</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><a href="https://bali.idntimes.com/life/inspiration/sari-rachmah/hal-yang-terungkap-dari-cara-kamu-marah-c1c2" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Bentakan kasar orang tua</a> akan menyebabkan jantung anak berdetak dengan lebih cepat. Hal ini berdampak pula pada kondisi jantung anak lebih cepat lelah. </p>



<ol class="wp-block-list" start="3">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Orang Tua pemarah akan menyebabkan anak merasa sering nyeri di ulu hati</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:22px">Lagi-lagi, bentakan kasar orang tua yang pemarah akan menyebabkan anak stress dan menyebabkan lambung lebih sensitif terhadap jumlah asam lambung sehingga anak sering merasakan nyeri pada ulu hati.</p>



<ol class="wp-block-list" start="4">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Anak yang sering dibentak kasar orang tuanya akan kehilangan rasa percaya diri</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Bentakan kasar dari orang tua akan menyebabkan banyak tekanan psikologi bagi anak yang dampaknya luar biasa. Salah satu dampak buruk dari bentakan kasar orang&nbsp; tua adalah menurunkan rasa percaya diri anak dan menjadi penakut.&nbsp;</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Persepsi anak tentang dirinya menjadi negatif bahwa dirinya selalu salah dalam bertindak sehingga menyebabkan pribadi anak menjadi penakut, kehilangan rasa percaya diri dan tahap berikutnya&nbsp; yang lebih buruk adalah depresi.</p>



<ol class="wp-block-list" start="5">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Prestasi akademik anak di sekolah menurun</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sudah jelas kondisi psikologi anak yang depresi akan berimbas pada prestasi belajar di sekolah. Ditambah perasaan tidak percaya diri atau minder dengan teman-teman sebayanya akan memperparah kondisi psikologisnya.&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="6">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Orang tua pemarah akan kehilangan kepercayaan dari anak </mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Secara alamiah, orang tua pemarah akan kehilangan rasa percaya anak.  Dengan demikian, apakah anak akan mendengarkan perkataan orang tuanya ? Tentu hanya nempel sebentar di telinga tapi untuk dilupakan. </p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><span style="text-decoration: underline;">Dampak terhadap fisik dan mental orang tua</span></p>



<ol class="wp-block-list">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Marah yang destruktif merenggangkan ikatan emosi antara anak dan orangtua</mark> </li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Ikatan emosi hanya akan terbentuk jika ada rasa kasih sayang antara orangtua dan anak. Namun, jika orangtua hanya marah-marah tak terkontrol pada anak, rasa kasih sayang orangtua kepada anak akan hilang dan begitu pula sebaliknya.&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="2">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Orang Tua yang pemarah cenderung menderita berbagai penyakit</mark> </li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Berbagai penyakit yang diderita orang tua pemarah disebabkan fungsi organ-organ tubuhnya bekerja secara tidak wajar sehingga menyebabkan berbagai penyakit seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, stroke dan maag.&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="3">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Sering marah-marah pada anak akan menghilangkan rasa kasih sayang terhadap anak</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">&nbsp;Dari Manakah datangnya cinta dan kasih sayang? Anda perlu tahu cinta dan kasih sayang datang dari perbuatan baik yang tulus kepada seseorang. Sehingga, jika marah-marah bukan suatu perbuatan baik maka bukankah berarti pelakunya akan kehilangan rasa cinta dan kasih sayang dari dalam hatinya?&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="4">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Orang tua   pemarah akan lebih cepat tua </mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Ah, jika anda sering mendengar orang tua zaman dahulu sering mengatakan &#8220;Jangan suka marah-marah nanti cepat tua&#8221; maka percayalah itu bukan mitos. Ini bukan mitos dan dapat dijelaskan secara ilmiah.&nbsp;</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Orang yang pemarah secara psikologi dia akan menjadi mudah tertekan atau stress. Saat kondisi psikologi seseorang stress, maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang berlebih. Hormon kortisol berlebih tidak baik untuk tubuh, salah satunya buat kulit. Kortisol yang berlebih akan menyebabkan berkurangnya kolagen yang berfungsi untuk melenturkan kulit sehingga tidak keriput dan awet muda.</p>



<ol class="wp-block-list" start="5">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Gangguan kecemasan sering dialami orang tua pemarah</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Secara psikologi, orang yang mudah marah sering mengalami gangguan kecemasan termasuk dalam hal-hal kecil dan cenderung membesar-besarkan masalah yang sebenarnya dapat diselesaikan dengan cara bermusyawarah.&nbsp;</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Pada dasarnya, anak-anak adalah orang dewasa dalam bentuk mini. Ini berarti mereka memiliki perasaan yang sama seperti halnya orang dewasa. Jika orang dewasa tidak suka saat seseorang memarahinya secara berlebihan apalagi jika sampai melibatkan kekerasan fisik maka anak-anak juga sama.</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sebenarnya, anak-anak dapat diajak berdiskusi untuk menyelesaikan suatu masalah ataupun mendisiplinkan mereka. Namun, banyak juga orang tua yang tidak memilih cara ini dan lebih memilih cara kasar untuk mendisiplinkannya. Sayangnya, cara ini bukannya berdampak baik pada perkembangan mental anak dan justru merusak mental hingga gangguan kesehatan. Juga, merenggangkan ikatan emosional antara anak dan orang tuanya. Sebaliknya, melayani anak dengan penuh cinta dan kasih sayang akan mempengaruhi karakter anak ketika dewasa menjadi pribadi yang positif.&nbsp;Yuk, jadilah orangtua yang tidak pemarah dan order buku &#8220;Dont be Angry Mom&#8221; whatsap 081221537939</p>
</div><p>The post <a href="https://sharottea.com/penyakit-orang-tua-pemarah-secara-fisik-dan-psikologis/">Penyakit Orang Tua Pemarah, Secara Fisik dan Psikologis</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2489</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anak pertama, Fakta dan dilema</title>
		<link>https://sharottea.com/anak-pertama-fakta-dan-dilema/</link>
					<comments>https://sharottea.com/anak-pertama-fakta-dan-dilema/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[sharot]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Mar 2022 07:59:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[parenting anak]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Anak pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Anak sulung]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta anak pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting anak]]></category>
		<category><![CDATA[PARENTING POLA ASUH ANAK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sharottea.com/?p=1876</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakta anak pertama yang sering tidak disadari</p>
<p>The post <a href="https://sharottea.com/anak-pertama-fakta-dan-dilema/">Anak pertama, Fakta dan dilema</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="post-content">
<p class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Dilema <strong>anak pertama. </strong>Menurut para pakar, urutan kelahiran akan mempengaruhi karakter anak. Percaya atau tidak, fakta di masyarakat, <strong>anak pertama</strong> umumnya lebih sukses di bidang akademik daripada adik-adiknya, lebih mandiri, lebih tegas dan kaku. Sementara anak bungsu, umumnya lebih ceria, penyayang, hangat, tapi manja.&nbsp;</p>



<p class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Penyebab dari perbedaan ini, salah satunya bagaimana anak-anak ini biasa diperlakukan orangtuanya.&nbsp; Sebagai contoh, <strong>anak pertama</strong> atau sulung, sebelum kelahiran adik-adiknya akan diperlakukan seperti raja atau ratu. Semua keinginannya dipenuhi orang tua. Bagaimana tidak, ia adalah <strong>anak pertama</strong> yang didambakan seluruh keluarga sehingga kehadirannya bagai menemukan harta karun yang tak ternilai harganya.&nbsp;</p>



<p class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Karena terbiasa menikmati semua kesenangan ini sendiri sebelum kelahiran adik-adiknya, tak heran <strong>anak pertama </strong>cenderung egois. Namun, <strong>anak pertama</strong> mendapatkan segala sesuatunya dari orangtua lebih istimewa.&nbsp; Saat ia lahir, orang tua tentu masih muda dan tidak terlalu sibuk dengan adik-adiknya sehingga ia mendapat kasih sayang berlimpah. Tetapi, tiba-tiba kasih sayang orang tua terenggut oleh kehadiran adik-adiknya dan ia terpaksa harus merelakan itu. Maka, tak heran juga ia lebih sensitif daripada adik-adiknya.&nbsp;</p>



<p class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Karena usia orang tua yang masih relatif muda dan tidak sibuk dengan adik-adiknya, orang tua lebih maksimal mengajarkan membaca, menulis, menghitung dan pelajaran lain-lainnya pada <strong>anak pertama</strong>. Tidak h si sulung cenderung lebih sukses secara akademik daripada adik-adiknya. Juga, ia mendapat kedisiplinan tinggi dari orangtuanya. Maka, jadilah ia pribadi yang lebih disiplin daripada adik-adiknya.</p>



<p class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Seiring waktu dengan kehadiran adiknya, <strong>anak pertama</strong> dipaksa dewasa oleh orangtuanya di usia yang belum dewasa. Ia dimarahi ketika adiknya terjatuh dan menangis. Orang Tuanya akan mengatakan, &#8220;Kamu sebagai kakak, kok ga bisa jagain adik.&#8221; Sakit hati ?? Iya! Dan akan menjadi biasa sakit hati selama bertahun-tahun gara-gara label &#8220;kakak&#8221;. Maka, jadilah ia pribadi yang mandiri tapi selalu menekan perasaannya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large is-style-rounded"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/50601/brothers-boys-kids-baby-50601.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt="Anak pertama"/><figcaption>Anak pertama</figcaption></figure>



<p class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Saat ia ingin bermain di usianya yang masih <a href="https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">kanak-kanak</a>, orangtua akan menempatkannya sebagai penjaga dan pengawas sang adik. Padahal, dalam hati kecilnya sangat ingin bermain bebas tanpa beban apapun dan sebenarnya ia pun belum paham benar cara menjaga adik. Terbebani ? Iya! Tidak heran, <strong>anak</strong> <strong>pertama</strong> cenderung punya sifat mudah stress, sebab ia terbiasa menanggung beban sejak dini.</p>



<p class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Saat ia memiliki mainan kesayangan, dan sang adik kecil, idola baru keluarga ingin merebutnya. Orangtua bukannya mencarikan solusi yang sama-sama adil, tapi memaksa <strong>anak pertama</strong> memberikan mainannya pada adik. Sakit hati? Banget!&nbsp;</p>



<p class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Tapi, ia dipaksa orangtua untuk tidak menangis. Mereka mengatakan, &#8220;Masa gitu aja nangis?&#8221; &#8220;Masa ga mau ngalah sama adik?&#8221; Jadi, apakah orangtua sedang mengajarkan anak pertamanya ini bahwa &#8220;Kamu boleh merebut hak orang lain?&#8221; Atau sedang mengajarkan &#8220;Membela diri saat hak dirampas itu tidak dibenarkan?&#8221;</p>



<p class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Jangan heran, jika suatu saat, di usia SD, SMP atau entah kapan, ia cenderung <a href="https://www.idntimes.com/life/inspiration/sari-rachmah/5-hal-penting-dipelajari-berkarakter-plegmatis-c1c2" target="_blank" rel="noreferrer noopener">merebut remote TV</a> tanpa ijin saat adiknya sedang asyik nonton. Atau cenderung meminjam barang-barang adiknya tanpa ijin dan ia tak peduli jika barang yang dipinjamnya rusak atau hilang karena tak dikembalikan ke tempat semula. Atau bahkan cenderung mengabaikan hak-hak adiknya.&nbsp;</p>



<p class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sebab apa? Sebab orang tua tanpa sadar mengajarkan hal itu saat ia kecil. Saat adiknya menangis ingin merebut mainan kakaknya yang mana mainan itu bukan hak adiknya, bukankah orang tua mengatakan &#8220;Mengalah dong sama adik?&#8221;&nbsp;</p>
</div><p>The post <a href="https://sharottea.com/anak-pertama-fakta-dan-dilema/">Anak pertama, Fakta dan dilema</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sharottea.com/anak-pertama-fakta-dan-dilema/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1876</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gangguan Kepribadian Ambang; Respon Terhadap Trauma</title>
		<link>https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/</link>
					<comments>https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[sharot]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2022 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[parenting anak]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan kepribadian ambang]]></category>
		<category><![CDATA[Kepribadian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sharottea.com/?p=1804</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gangguan kepribadian ambang atau dalam bahasa lainnya adalah borderline personality barangkali jarang didengar atau diketahui oleh masyarakat awam. Namun, yang<a href="https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/" class="read-more">Read More<i class="fa fa-long-arrow-right" aria-hidden="true"></i></a></p>
<p>The post <a href="https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/">Gangguan Kepribadian Ambang; Respon Terhadap Trauma</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="post-content">
<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><strong>Gangguan kepribadian ambang</strong> atau dalam bahasa lainnya adalah borderline personality barangkali jarang didengar atau diketahui oleh masyarakat awam. Namun, yang perlu diketahui oleh banyak orang, dilansir <a href="https://theconversation.com/we-need-to-treat-borderline-personality-disorder-for-what-it-really-is-a-response-to-trauma-115549" target="_blank" rel="noreferrer noopener sponsored nofollow"><em>The</em> Conversation</a> bahwa gangguan kepribadian ini umumnya terjadi karena trauma di masa kecil, sehingga lebih tepat dikatakan sebagai respon terhadap trauma daripada gangguan kepribadian.&nbsp;</p>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Juga, masih dilansir  <em>The Conversation</em> bahwa penderita gangguan kepribadian ambang umumnya disebabkan trauma akibat kekerasan seksual, kekerasan fisik, pengabaian yang sangat ekstrim oleh keluarga terdekat, perpisahan dengan orangtua atau orang terdekat.</p>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Dikutip dari <a href="https://www.halodoc.com/artikel/benarkah-anak-broken-home-lebih-berpotensi-terkena-bpd )" target="_blank" rel="noreferrer noopener">halodoc</a> bahwa :</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><span class="has-inline-color has-pale-pink-color">BPD adalah gangguan kesehatan mental yang berdampak pada cara berpikir dan merasakan tentang diri sendiri dan orang lain. Ini bisa menyebabkan masalah pada kehidupan sehari-hari. Termasuk masalah citra diri, kesulitan mengelola emosi dan perilaku, serta pola hubungan yang tidak stabil.</span></p></blockquote>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Jadi, dengan kata lain penderita memiliki cara berpikir yang tidak umum dan perasaan yang tidak umum terhadap diri sendiri maupun orang lain. Ketidakumumannya ini sering menyebabkan penderita terhempas dari pergaulan sosial.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><span class="has-inline-color has-pale-cyan-blue-color">Dikutip dari <a href="https://www.alodokter.com/bpd-borderline-personality-disorder" target="_blank" rel="noreferrer noopener">aladokter</a> :&nbsp;</span></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><span class="has-inline-color has-pale-pink-color">BPD bisa menyebabkan penderitanya berpikir bahwa dirinya buruk, bersalah, atau tidak berarti. Pikiran ini bisa hilang timbul, sehingga membuat penderitanya kalut dan berusaha mencari pembenaran atau pembelaan ke orang-orang sekitarnya untuk meyakinkan bahwa dirinya tidak buruk.</span></p></blockquote>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Untuk itu, penting juga orang tua mengetahui gejala gangguan kepribadian ambang atau borderline personality disorder (bpd) pada remaja yang diantaranya meliputi :&nbsp;</p>



<ol start="1" class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Penderita gangguan kepribadian ambang sering mengalami Mood swing</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/4100431/pexels-photo-4100431.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt="Gangguan kepribadian ambang"/><figcaption><a href="https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-orang-orang-kantor-hubungan-4100431/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Pexels.com/Cottonbro</a></figcaption></figure>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Ya, pada beberapa penderita gangguan kepribadian sering mengalami mood swing, tidak terkecuali pada penderita gangguan kepribadian ambang atau borderline personality disorder (bpd). Mood swing ini dapat terjadi tanpa alasan atau pemicu. Misalnya rasa benci pada seseorang tanpa alasan, lalu tiba-tiba dapat merasa kasihan pada orang tersebut yang juga tanpa alasan. Atau rasa marah yang tiba-tiba lalu berganti dengan cemas dan lain sebagainya.</p>



<ol start="2" class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Penderita sering mengalami delusi</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-full"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" width="612" height="455" src="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-469334826-612x612-1.jpg?resize=612%2C455&#038;ssl=1" alt="Gangguan kepribadian ambang" class="wp-image-1819" srcset="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-469334826-612x612-1.jpg?w=612&amp;ssl=1 612w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-469334826-612x612-1.jpg?resize=300%2C223&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-469334826-612x612-1.jpg?resize=600%2C446&amp;ssl=1 600w" sizes="(max-width: 612px) 100vw, 612px" /><figcaption><a href="https://www.istockphoto.com/id/foto/potret-ilusi-optik-seorang-pria-gm469334826-61519514" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Istock.com/SIphotography</a></figcaption></figure>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Penderita cenderung berkeyakinan tentang sesuatu hal yang akan terjadi berdasarkan sesuatu yang tidak masuk akal. Juga, pada beberapa kasus ia merasa mendengar suara seseorang yang tak nampak sedang berbicara padanya menyuarakan ajakan-ajakan tertentu. Juga, pada beberapa penderita memiliki teman khayalan yang mendorong penderita untuk bunuh diri.</p>



<ol start="3" class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Penderita cenderung berbohong</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-full"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" width="612" height="432" src="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-910148976-612x612-1.jpg?resize=612%2C432&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-1822" srcset="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-910148976-612x612-1.jpg?w=612&amp;ssl=1 612w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-910148976-612x612-1.jpg?resize=300%2C212&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-910148976-612x612-1.jpg?resize=600%2C424&amp;ssl=1 600w" sizes="(max-width: 612px) 100vw, 612px" /><figcaption><a href="https://www.istockphoto.com/id/foto/manusia-menunjuk-dirinya-sendiri-saat-berbohong-gm910148976-250663612" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Istock.com/SIphotography</a></figcaption></figure>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Pada beberapa penderita gangguan kepribadian, kebiasaan berbohong adalah hal yang sering terjadi, termasuk pada penderita gangguan ambang. Bahkan pada beberapa kasus, penderita berbohong untuk hal-hal yang situasinya tidak membuatnya terpaksa berbohong. Tidak jarang, penderita mempercayai dusta yang diucapkannya sehingga tak dapat membedakan antara kenyataan dan dusta.</p>



<ol start="4" class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Perasaan hati yang hampa secara terus menerus dan berkepanjangan. </li><li>Penderita sering melukai diri sendiri</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/4239070/pexels-photo-4239070.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt="Gangguan kepribadian ambang"/><figcaption>sumber gambar: pexels.com/Karolina Grabowska</figcaption></figure>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sering melukai diri sendiri sebagai respon terhadap rasa sedih, terluka dan kecewa. Biasanya, perasaan negatif ini akan teralihkan dengan melukai fisiknya. Melukai fisik penderita gangguan ambang ini dapat berupa percobaan bunuh diri, membenturkan kepala, menyilet lengan, membakar tangannya dan lain sebagainya.</p>



<ol start="6" class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Penderita memiliki perasaan hipersensitif </li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/3601097/pexels-photo-3601097.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt="Gangguan kepribadian ambang"/><figcaption><a href="https://www.pexels.com/id-id/foto/foto-skala-abu-abu-pria-yang-menutupi-wajah-dengan-tangannya-3601097/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">pexels.com/Daniel Reche</a></figcaption></figure>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Perasaan hipersensitif sehingga menyulitkan penderita bergaul dengan orang-orang sekitar, termasuk pergaulan dengan keluarganya sendiri. Perasaan hipersensitif ini akan membuat penderita mudah tersinggung, mudah kecewa, mudah sedih, anti kritikan dan perasaan negatif lainnya yang kemudian akan mendorong penderita melukai dirinya sendiri untuk mengalihkan perasaannya pada luka fisik.</p>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sayangnya, dari sudut pandang masyarakat awam, seseorang dengan gangguan kepribadian sering dianggap kurang ibadah atau kerasukan setan. Itulah pentingnya mengkonsultasikan masalah kejiwaan pada seorang ahli untuk mengetahui akar permasalahan dan mendapatkan solusi yang tepat.</p>
</div><p>The post <a href="https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/">Gangguan Kepribadian Ambang; Respon Terhadap Trauma</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1804</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kesalahan Mendidik Anak, Orangtua Harus Tahu Ini!</title>
		<link>https://sharottea.com/kesalahan-mendidik-anak-orangtua-harus-tahu-ini/</link>
					<comments>https://sharottea.com/kesalahan-mendidik-anak-orangtua-harus-tahu-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[sharot]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2021 16:29:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[parenting anak]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kesalahan mendidik anak]]></category>
		<category><![CDATA[Orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sharottea.com/?p=1602</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kesalahan mendidik anak, memang pada dasarnya bukan disengaja tetapi lebih cenderung kepada ketidaktahuan orangtua tentang bagaimana cara mendidik yang baik<a href="https://sharottea.com/kesalahan-mendidik-anak-orangtua-harus-tahu-ini/" class="read-more">Read More<i class="fa fa-long-arrow-right" aria-hidden="true"></i></a></p>
<p>The post <a href="https://sharottea.com/kesalahan-mendidik-anak-orangtua-harus-tahu-ini/">Kesalahan Mendidik Anak, Orangtua Harus Tahu Ini!</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="post-content">
<p class="has-drop-cap has-text-align-justify has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><strong>Kesalahan mendidik anak</strong>, memang pada dasarnya bukan disengaja tetapi lebih cenderung kepada ketidaktahuan orangtua tentang bagaimana cara mendidik yang baik dan benar. Mendidik anak tidak cukup hanya dengan bersikap baik ya, tapi juga  harus benar sebab banyak orangtua yang bersikap sangat baik kepada anaknya tetapi malah menyebabkan anaknya jadi manja. Nah, oleh karena itu menjadi orangtua yang baik tidak cukup, sebab </p>



<p class="has-drop-cap has-text-align-justify has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">harus dibarengi dengan ilmu parenting. Mendalami bagaimana menjadi orangtua yang baik, atau bagaimana mendidik anak yang benar memang tidak semudah membalikkan kedua belah tangan, sebab menyangkut psikologi manusia. Namun, pada dasarnya anak sama seperti orang dewasa tetapi dalam bentuk mini. Mereka memiliki rasa suka, tidak suka, sedih, marah yang sama seperti orang dewasa. </p>



<p class="has-text-align-justify has-vivid-green-cyan-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Berikut ini, <strong>kesalahan mendidik anak</strong> yang sering dilakukan orangtua. Ayo kita cross check, barangkali ada salah satunya sering dilakukan kepada anak kita. </p>



<ol class="has-light-green-cyan-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Orangtua membuat keputusan tanpa melibatkan pendapat anak</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/financesonline.com/uploads/child.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt="Kesalahan mendidik anak"/><figcaption>menanyakan pendapat pada anak mengajarkan anak bertoleransi</figcaption></figure>



<p class="has-text-align-justify has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Contohnya, membuat keputusan liburan ke suatu tempat tanpa melibatkan anak dalam musyawarah. Ada baiknya, melibatkan anak dalam musyawarah sebelum membuat sebuah keputusan. Anak yang terbiasa diajak bermusyawarah akan memiliki toleransi yang tinggi. </p>



<ol start="2" class="has-light-green-cyan-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Menuduh anak melakukan suatu kesalahan tanpa menanyakan kebenarannya terlebih dahulu</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/mommyuniversitynj.com/wp-content/uploads/2014/08/quote.png?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption><a href="https://mommyuniversitynj.com/2014/08/24/mommy-rant-please-stop-judging-the-way-i-choose-to-raise-my-children/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Source</a> biasakan bertanya pada anak, bukan menuduh </figcaption></figure>



<p class="has-text-align-justify has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sering orangtua ketika melihat suatu peristiwa yang tidak sesuai harapan, kemudian menuduh anak sebagai biang keroknya. Padahal, mereka belum menanyakan kebenarannya pada anak. Hal ini akan membuat anak sakit hati dan kehilangan kepercayaan. Segerakan meminta maaf dan jangan diulang kembali. </p>



<p class="has-text-align-justify has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Contohnya, sang adik yang sedang bermain dengan kakaknya menumpahkan gelas kopi hingga pecah. Orangtua yang mendengar ini langsung datang dan menuduh sambil marah-marah kepada sang kakak. Kira-kira jika orangtua di posisi sang kakak, sakit hati tidak ? Sakit hati dong! </p>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Maka biasakan bertanya, &#8220;Siapa yang menumpahkan kopi?&#8221; Pertanyaan ini akan terdengar lebih ramah di telinga anak dan tidak membuatnya sakit hati. Ingat, kuncinya biasakan bertanya pada anak, bukan menuduh. </p>



<ol class="wp-block-list" start="3" style="font-size:23px"><li><span class="has-inline-color has-light-green-cyan-color">Orangtua sibuk dengan HP, sedangkan  anak yang ada dihadapannya diacuhkan</span></li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/3975644/pexels-photo-3975644.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption><a href="https://www.pexels.com/photo/woman-using-laptop-while-daughter-playing-with-constructor-3975644/">Source</a>  ilustrasi orangtua yang sibuk dengan gadget</figcaption></figure>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Pernahkah ketika orangtua saling berhadapan dengan anak, tetapi orangtua malah sibuk dengan gadgetnya dan anak yang dihadapannya tidak diajak ngobrol untuk sekedar bertanya &#8220;Bagaimana perasaanmu hari ini?&#8221; , &#8220;Apa yang terjadi di sekolah hari ini?&#8221; Atau yang lainnya. Nah, jika ini sering terjadi, perbaikilah! Sebab anak butuh diajak ngobrol, curhat, menceritakan kesehariannya di sekolah sehingga tercipta bounding. </p>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Jika hal ini tak terjadi, orangtua seharusnya khawatir karena anak akan mencari tempat  curhat, bercerita segala permasalahannya kepada orang lain yang barangkali malah akan memberikan pengaruh negatif kepada anak. </p>



<ol start="4" class="has-light-green-cyan-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Orangtua jarang bercerita dan mengajak anak berbincang-bincang</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/4473797/pexels-photo-4473797.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption>Ilustrasi orangtua berbincang dengan anak , <a href="https://www.pexels.com/photo/caring-mother-patting-little-son-on-head-on-bed-4473797/">source</a> </figcaption></figure>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Apa sih pentingnya mengajak anak berbincang-bincang ? Pertama, mencegah pengaruh negatif dari lingkungan sekitar. Kedua, menciptakan ikatan batin (bounding) orangtua dan anak.</p>



<ol start="5" class="has-light-green-cyan-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Memberikan anak semua keinginannya</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/4934115/pexels-photo-4934115.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption>Ilustrasi orangtua dan anak <a href="https://www.pexels.com/photo/man-holding-boy-in-striped-sweater-while-typewriting-4934115/">source</a> </figcaption></figure>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Orangtua yang baik memang akan memberikan semua keinginan anak, tetapi anak juga harus belajar menerima kondisi penolakan. Jangan ragu untuk mengatakan tidak kepada anak, sebab anak yang selalu mendapatkan keinginannya akan menjadi anak yang manja, tidak dapat menerima realita hingga menjadi pribadi yang rewel. Ia akan merengek sampai keinginannya dikabulkan. </p>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Ada saatnya orangtua menolak keinginan anak dan orangtua wajib menjelaskan keadaan dan alasannya. Jangan sampai menolak tapi tanpa penjelasan. </p>



<ol start="6" class="has-light-green-cyan-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Agar anak tidak rewel, orangtua memberikan HP dan TV sepanjang waktu</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/4089659/pexels-photo-4089659.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption>menonton tv <a href="https://www.pexels.com/photo/anonymous-siblings-cuddling-and-watching-tv-at-home-4089659/">source</a></figcaption></figure>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Ini memang jurus paling ampuh membuat anak diam, tenang dan lambat laun tertidur di depan TV atau gadget. Namun, hal ini tidak direkomendasikan sebab pada beberapa kasus terlalu banyak di depan tv atau gadget menyebabkan speech delay (terlambat berbicara). Pada beberapa kasus lainnya menunjukkan gejala serupa anak autisme, seperti tidak mau memandang lawan bicara, membeo  (ketika diajak berbicara cenderung mengikuti kata-kata lawan bicara tanpa paham maknanya), menyukai benda-benda yang berputar, dll.</p>



<ol class="wp-block-list" start="7" style="font-size:23px"><li><span class="has-inline-color has-light-green-cyan-color">Terlalu sering makan di luar rumah</span></li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/8119991/pexels-photo-8119991.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption>Ilustrasi pemilih makanan <a href="https://www.pexels.com/photo/a-girl-does-not-want-to-eat-vegetables-8119991/">source</a></figcaption></figure>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Anak yang terlalu sering makan masakan dari luar rumah seperti restoran, gofood, dll cenderung tidak menyukai masakan rumah. Seenak apapun masakan rumah tetap bagi anak yang terbiasa dengan menu makanan luar akan merasa makanan rumah tidak enak. Kalau sudah begini repot ya harus beli makanan dari luar terus ?</p>



<ol start="8" class="has-light-green-cyan-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Monoton dalam menu makanan</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/8119913/pexels-photo-8119913.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption>Ilistrasi Susah makan  <a href="https://www.pexels.com/photo/girl-sitting-in-front-of-a-plate-with-food-8119913/">source</a> </figcaption></figure>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Monoton dalam menu makanan akan membuat anak menjadi pemilih makanan. Ia hanya akan menyukai makanan yang itu-itu saja dan tidak memakan jenis makanan lainnya. Repot kan jika sudah susah makan ?</p>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Nah kan ternyata ada banyak ya. Yuk kita belajar lagi menjadi orangtua yang tak hanya baik, tapi juga benar.</p>
</div><p>The post <a href="https://sharottea.com/kesalahan-mendidik-anak-orangtua-harus-tahu-ini/">Kesalahan Mendidik Anak, Orangtua Harus Tahu Ini!</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sharottea.com/kesalahan-mendidik-anak-orangtua-harus-tahu-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1602</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bedong Bayi Baru Lahir? Perhatikan 5 Kesalahan ini!</title>
		<link>https://sharottea.com/bedong-bayi-baru-lahir-perhatikan-5-kesalahan-ini/</link>
					<comments>https://sharottea.com/bedong-bayi-baru-lahir-perhatikan-5-kesalahan-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[sharot]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2021 09:17:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[parenting anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://sharottea.com/?p=618</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dari zaman dahulu hingga sekarang memakaikan bedong bayi baru lahir sudah menjadi budaya yang turun temurun antar generasi. Praktek memakaikan<a href="https://sharottea.com/bedong-bayi-baru-lahir-perhatikan-5-kesalahan-ini/" class="read-more">Read More<i class="fa fa-long-arrow-right" aria-hidden="true"></i></a></p>
<p>The post <a href="https://sharottea.com/bedong-bayi-baru-lahir-perhatikan-5-kesalahan-ini/">Bedong Bayi Baru Lahir? Perhatikan 5 Kesalahan ini!</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="post-content">
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><span class="has-inline-color has-pale-cyan-blue-color">Dari zaman dahulu hingga sekarang memakaikan <strong>bedong bayi baru lahir</strong> sudah menjadi budaya yang turun temurun antar generasi. Praktek memakaikan bedong pada bayi tidak hanya berlaku di Indonesia. Di luar negeri, ada beberapa negara yang memiliki tradisi yang sama seperti di Indonesia. Namun, ada juga negara-negara yang tidak mempraktekkan tradisi ini. Sehingga, bayi-bayi yang baru lahir menggunakan piyama bayi yang panjangnya hingga menutup telapak kaki. </span></p>



<p class="has-medium-font-size wp-block-paragraph"><span class="has-inline-color has-pale-cyan-blue-color">Perlu diketahui juga bahwa tujuan dari <strong>bedong bayi baru lahir</strong> adalah memberikan kondisi nyaman dan hangat pada bayi seperti saat ia masih di dalam rahim. Dengan kenyamanan yang sama seperti di dalam rahim, ditujukan agar bayi dapat tidur dengan nyenyak. </span></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" loading="lazy" decoding="async" width="640" height="640" src="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/Bedong-bayi-baru-lahir-2.jpg?resize=640%2C640&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-622" srcset="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/Bedong-bayi-baru-lahir-2.jpg?resize=1024%2C1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/Bedong-bayi-baru-lahir-2.jpg?resize=300%2C300&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/Bedong-bayi-baru-lahir-2.jpg?resize=150%2C150&amp;ssl=1 150w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/Bedong-bayi-baru-lahir-2.jpg?resize=768%2C768&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/Bedong-bayi-baru-lahir-2.jpg?w=1500&amp;ssl=1 1500w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/Bedong-bayi-baru-lahir-2.jpg?w=1280&amp;ssl=1 1280w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption>Model Bedong bayi baru lahir dengan tangan kaki yang bebas bergerak</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><span class="has-inline-color has-pale-cyan-blue-color">Nah, mengingat tujuan itu, kita simak yuk kesalahan-kesalahan yang biasa terjadi dalam praktek memakaikan bedong pada bayi. Calon orang tua wajib tahu ini.</span> </p>



<h2 class="wp-block-heading"><span class="has-inline-color has-pale-pink-color">Mengikat bedong terlalu kuat</span></h2>



<p class="has-medium-font-size wp-block-paragraph"><span class="has-inline-color has-pale-cyan-blue-color">Banyak orang beranggapan membedong bayi dengan ikatan yang sangat kuat, terutama di bagian kaki, berfungsi supaya tulang kakinya lurus atau tidak bengkok. Namun, anggapan yang sudah turun temurun ini rupanya salah. Menurut para ahli, ikatan yang terlalu kuat pada area kaki bayi akan beresiko lepasnya tulang panggul atau dislokasi pada tulang panggul. Efeknya dalam masa pertumbuhan kaki bayi akan panjang sebelah.  </span></p>



<p class="wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><span class="has-inline-color has-pale-cyan-blue-color">Faktanya, para bayi di negara-negara maju yang tidak menggunakan bedong tumbuh dengan tulang kaki yang lurus, kuat dan lincah.</span></p>



<h2 class="wp-block-heading"><span class="has-inline-color has-pale-pink-color">Memakai bedong dari kepala hingga kaki</span></h2>



<p class="wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><span class="has-inline-color has-pale-cyan-blue-color">Banyak orang tua zaman dahulu memakaikan bedong pada  bayi dengan cara menutup area kepala bayi hingga kaki. Lagi-lagi rupanya hal ini tidak direkomendasikan para ahli. Mengapa? Sebab, cara seperti ini akan membuat bayi merasa gerah hingga berkeringat banyak. Keringat yang banyak ini akan menyebabkan ruam pada kulit bayi, dehidrasi hingga gangguan pernapasan</span></p>



<h2 class="wp-block-heading"><span class="has-inline-color has-pale-pink-color">Tidak memberi kebebasan kaki dan tangan bayi bergerak</span></h2>



<p class="has-medium-font-size wp-block-paragraph"><span class="has-inline-color has-pale-cyan-blue-color">Memakaikan bedong pada bayi dengan ikatan sekuat mungkin seperti yang dilakukan para leluhur, tentu akan membatasi gerakan kaki dan tangan bayi. Tapi, tahukah jika hal ini tidak disarankan para ahli. Alasannya, supaya perkembangan persendian di panggul berlangsung secara sehat.  Tangan bayi juga harus bisa bergerak dengan bebas supaya kemampuan motoriknya berkembang dengan baik. </span></p>



<h2 class="wp-block-heading"><span class="has-inline-color has-pale-pink-color">Memakai bedong terlalu longgar</span></h2>



<p class="wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><span class="has-inline-color has-pale-cyan-blue-color">Pada prinsipnya, jika pun ingin memakaikan bedong, ikatlah dengan ikatan yang pas, tidak terlalu longgar dan tidak terlalu ketat. Memakaikan bedong pada bayi dengan ikatan yang terlalu longgar juga beresiko kain bergeser menutupi hidung dan mulut bayi. Sehingga dikhawatirkan akan menyebabkan kematian mendadak.  </span></p>



<h2 class="wp-block-heading"><span class="has-inline-color has-pale-pink-color">Membedong bayi hingga usia lebih dari 3-4 bulan</span></h2>



<p class="has-medium-font-size wp-block-paragraph"><span class="has-inline-color has-pale-cyan-blue-color">Calon orang tua perlu tahu, bahwa pemakaian bedong bayi tidak dianjurkan dalam kurun waktu terlalu lama. Sebab kaki dan tangan bayi perlu bereksplorasi dan bergerak-gerak supaya pertumbuhannya baik.  Biasanya pemakaian bedong bayi dihentikan pada usia 3-4 bulan. Pada usia itu, bayi sudah bisa tidur dengan tenang. </span></p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.alodokter.com/bunda-ini-jawaban-berbagai-pertanyaan-seputar-bedong-bayi">https://www.alodokter.com/bunda-ini-jawaban-berbagai-pertanyaan-seputar-bedong-bayi</a></p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.grid.id/read/04915073/dulu-dianjurkan-dokter-justru-larang-bayi-di-bedong-kenapa?page=all">https://www.grid.id/read/04915073/dulu-dianjurkan-dokter-justru-larang-bayi-di-bedong-kenapa?page=all</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Gambar</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.dhgate.com/product/neck-protection-baby-swaddle-babies-anti/519266066.html">https://www.dhgate.com/product/neck-protection-baby-swaddle-babies-anti/519266066.html</a></p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://images-na.ssl-images-amazon.com/images/I/71SVDS2XBmL.SL1500.jpg">https://images-na.ssl-images-amazon.com/images/I/71SVDS2XBmL.SL1500.jpg</a></p>
</div><p>The post <a href="https://sharottea.com/bedong-bayi-baru-lahir-perhatikan-5-kesalahan-ini/">Bedong Bayi Baru Lahir? Perhatikan 5 Kesalahan ini!</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sharottea.com/bedong-bayi-baru-lahir-perhatikan-5-kesalahan-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">618</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Karakter Anak Plegmatis yang Harus Diketahui Orang Tua</title>
		<link>https://sharottea.com/karakter-anak-plegmatis-yang-harus-diketahui-orang-tua/</link>
					<comments>https://sharottea.com/karakter-anak-plegmatis-yang-harus-diketahui-orang-tua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[sharot]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2021 14:56:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[parenting anak]]></category>
		<category><![CDATA[Ciri anak plegmatis]]></category>
		<category><![CDATA[Karakter anak plegmatis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://sharottea.com/?p=576</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam ilmu psikologi, kepribadian manusia dibagi kedalam empat golongan: plegmatis, koleris, melankolis dan sanguinis. Pada postingan kali ini saya akan<a href="https://sharottea.com/karakter-anak-plegmatis-yang-harus-diketahui-orang-tua/" class="read-more">Read More<i class="fa fa-long-arrow-right" aria-hidden="true"></i></a></p>
<p>The post <a href="https://sharottea.com/karakter-anak-plegmatis-yang-harus-diketahui-orang-tua/">Karakter Anak Plegmatis yang Harus Diketahui Orang Tua</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="post-content">
<p class="has-drop-cap has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Dalam ilmu psikologi, kepribadian manusia dibagi kedalam empat golongan: plegmatis, koleris, melankolis dan sanguinis. Pada postingan kali ini saya akan berbagi cerita tentang karakter anak plegmatis, berhubung saya memiliki anak dengan kepribadian tipe ini.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Plegmatis si pecinta damai</h2>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Plegmatis dikenal dengan kepribadian yang sangat mencintai kedamaian. Jika ia dikenal sebagai pecinta damai, pasti terbayang kepribadiannya yang baik hati, supel dalam pergaulan, dan&nbsp; penuh kasih sayang. Kepribadian manusia ibarat dua sisi mata uang. Ada sifat positif yang artinya sifat-sifat unggul dan ada juga sifat negatif yang artinya sifat-sifat yang harus dihilangkan.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Sifat positif dan negatif si pecinta damai</h2>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Saya memiliki anak yang berkepribadian plegmatis. Sehingga saya tahu benar karakter positif dan negatif tipe ini berdasarkan pengamatan kepada anak saya. Anak saya yang berkepribadian plegmatis ini memiliki sifat-sifat unggul. Seperti empati yang besar, mudah kasihan kepada yang kesusahan, kreatif dan imajinatif.&nbsp; Secara garis besar ia akan menjadi pribadi yang banyak disukai orang.</p>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Namun, mengasuh anak berkepribadian plegmatis sungguh memiliki tantangan tersendiri dan bagi saya ini sungguh tantangan yang besar. Butuh waktu lama hingga tahunan bagi saya membuat anak ini bangun lebih awal (bangun subuh). Anak berkepribadian plegmatis salah satu cirinya susah dibangunkan, hal ini akibat ia kelelahan menekan perasaannya. Anak berkepribadian plegmatis cenderung menahan emosi dan perasaannya sehingga ia akan kelelahan dan membutuhkan waktu tidur lebih lama.</p>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Disisi lain, anak plegmatis cenderung tak bisa disiplin dalam hal waktu, serba telat dalam mengerjakan tugasnya.  Walau bagi dia itu sudah termasuk cepat. Sungguh ini kebalikan dari kepribadian koleris yang serba tepat waktu dan cepat dalam pekerjaannya. Bayangkan jika dalam sebuah rumah terdapat dua anak dengan kepribadian koleris dan plegmatis. Barangkali mereka akan bertengkar setiap hari karena memiliki prinsip hidup yang saling bertolak belakang.&nbsp;</p>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Hal lain yang cukup membuat saya bekerja lebih keras adalah rasa percaya diri yang kurang  anak dengan karakter plegmatis ini. Walau tipe ini mudah bergaul, banyak disenangi teman tetapi rupanya ada rasa tidak percaya diri yang terpendam dalam batinnya. Dan rasa tidak percaya dirinya ini sungguh besar. Lumayan butuh waktu tahunan hingga benar-benar berubah menjadi perasaan percaya diri yang positif.</p>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Hal lainnya tentang anak plegmatis ini adalah berbicaralah padanya dengan perlahan. Anak plegmatis tak dapat menangkap informasi dalam kurun waktu yang cepat. Mereka biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna informasi dan karenanya berbicaralah dalam tempo yang lambat.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pelajari dan ambil hikmahnya</h2>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Namun demikian, Allah SWT menciptakan manusia dengan sifat bawaan yang berlainan dilengkapi sifat-sifat unggul dan sifat-sifat yang harus &#8220;dienyahkan&#8221;. Semuanya tentu dimaksudkan untuk dipelajari dan diambil hikmahnya.&nbsp;</p>



<p class="has-drop-cap has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Lengkapnya tentang anak plegmatis, bisa dibaca dalam tulisan saya di IDN, <a href="https://www.idntimes.com/life/inspiration/sari-rachmah/5-hal-penting-dipelajari-berkarakter-plegmatis-c1c2/1" target="_blank" rel="noreferrer noopener">5 Hal Penting yang Harus Dipelajari Pribadi Berkarakter Plegmatis</a>  .&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gambar:</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pexels.com/photo/2-girls-hugging-each-other-outdoor-during-daytime-225017/">https://www.pexels.com/photo/2-girls-hugging-each-other-outdoor-during-daytime-225017/</a></p>
</div><p>The post <a href="https://sharottea.com/karakter-anak-plegmatis-yang-harus-diketahui-orang-tua/">Karakter Anak Plegmatis yang Harus Diketahui Orang Tua</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sharottea.com/karakter-anak-plegmatis-yang-harus-diketahui-orang-tua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">576</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PARENTING POLA ASUH ANAK MEMBANGUNKAN SHALAT SUBUH</title>
		<link>https://sharottea.com/parenting-pola-asuh-anak-membangunkan-shalat-subuh/</link>
					<comments>https://sharottea.com/parenting-pola-asuh-anak-membangunkan-shalat-subuh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[sharot]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2021 21:42:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[parenting anak]]></category>
		<category><![CDATA[PARENTING POLA ASUH ANAK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://sharottea.com/?p=272</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berbicara tentang parenting pola asuh anak , ada hal umum yang terjadi dalam masyarakat dan cukup menyita perhatian saya. Fenomena<a href="https://sharottea.com/parenting-pola-asuh-anak-membangunkan-shalat-subuh/" class="read-more">Read More<i class="fa fa-long-arrow-right" aria-hidden="true"></i></a></p>
<p>The post <a href="https://sharottea.com/parenting-pola-asuh-anak-membangunkan-shalat-subuh/">PARENTING POLA ASUH ANAK MEMBANGUNKAN SHALAT SUBUH</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="post-content">
<p class="has-drop-cap has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Berbicara tentang <strong>parenting pola asuh anak</strong> , ada hal umum yang terjadi dalam masyarakat dan cukup menyita perhatian saya. Fenomena ini saya sebut sebagai salah cara membangunkan. Banyak dari para orangtua mengatakan kepada anak-anaknya yang masih kecil &#8220;Nak ayo cepet tidur, sudah malam. Karena besok pagi harus sekolah, maka kamu harus bangun subuh.&#8221;&nbsp;</p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sekilas memang nampak tidak ada yang salah. Tapi sadarkah orientasi kita ke arah mana ketika setiap malam kalimat itu yang muncul di telinga ? Bagi saya ini jelas orientasi dunia. Sebab ketika kita bangun subuh supaya tidak telat sekolah, tidak telat ke kantor, maka di Hari Sabtu dan Minggu kita akan telat bangun. Sebab sekolah dan perkantoran libur di hari Sabtu dan Minggu.&nbsp;</p>



<h2 class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-heading" style="font-size:35px">Pola Asuh Anak: Bangun Subuh TidakTerbatas Hari Senin-Jumat</h2>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Mungkin bagi non muslim yang tidak ada kewajiban shalat subuh, tidak menjadi masalah. Bagi muslim, jelas ini salah! Bagi muslim, kewajiban bangun subuh diniatkan untuk shalat subuh. Sehingga bangun subuh bagi seorang muslim tidak terbatas dari Hari Senin hingga Jumat saja. Setiap hari harus bangun subuh.&nbsp;Barangkali anak-anak yang diperintahkan tidur dengan diiringi kalimat ini kelak akan tumbuh menjadi manusia dewasa yang hanya akan bangun subuh jika untuk bekerja ke kantor saja. Ini sangat disayangkan jika dia seorang muslim. Coba cek kebiasaan bangun subuh pasangan anda? Adakah yang bangun subuh ketika jadwal ngantor saja?&nbsp;</p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Muslim yang taat dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh kesadaran, juga akan taat menjauhi larangan-NYA. Maka jika ia bisa melawan rasa kantuk demi shalat subuh, maka ia pun akan bisa melawan hawa nafsu lainnya yang ada dalam dirinya.&nbsp;<strong>Parenting pola asuh anak</strong> seperti mengingatkan anak cepat tidur supaya tidak telat shalat subuh akan membekas hingga ia dewasa. Saat dewasa ia akan menjadi muslim yang bangun subuh setiap hari untuk mengejar waktu shalat subuh.</p>



<h2 class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-heading" style="font-size:31px">Parenting  Anak: Bangunlah Subuh Bukan untuk Sekolah, Tapi Shalat</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" loading="lazy" decoding="async" width="640" height="421" src="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/parenting-pola-asuh-anak.jpg?resize=640%2C421&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-534" srcset="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/parenting-pola-asuh-anak-scaled.jpg?resize=1024%2C673&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/parenting-pola-asuh-anak-scaled.jpg?resize=300%2C197&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/parenting-pola-asuh-anak-scaled.jpg?resize=768%2C505&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/parenting-pola-asuh-anak-scaled.jpg?resize=1536%2C1010&amp;ssl=1 1536w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/parenting-pola-asuh-anak-scaled.jpg?resize=2048%2C1346&amp;ssl=1 2048w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/parenting-pola-asuh-anak-scaled.jpg?w=1280&amp;ssl=1 1280w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2021/04/parenting-pola-asuh-anak-scaled.jpg?w=1920&amp;ssl=1 1920w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption>parenting pola asuh anak</figcaption></figure>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Apalagi, saya pernah dengar (jika saya tak salah ingat) dalam kondisi mengantuk otak manusia berada para gelombang theta. <a href="https://www.kompasiana.com/aranhakim/54f6a04ea3331177438b45ae/mengenal-gelombang-otak-dan-cara-kerja-pikiran-bagian-1" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Gelombang theta</a> menurut penelitian sebagai pintu masuk ke alam bawah sadar. Sementara itu, karakter manusia sebagian besarnya dibentuk oleh alam bawah sadar. Ini artinya, ketika pada malam hari anak dalam kondisi mengantuk dan dicekoki kalimat &#8220;bangun subuh ya nak, sebab besok harus sekolah&#8221; maka orientasi anak ini akan cenderung kepada dunia. Dimana dia hanya akan bangun subuh karena mengejar dunia, demi tidak telat ke sekolah dan dewasanya hanya akan bangun subuh demi tidak telat pergi ke kantor.&nbsp;</p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Lain halnya jika ia dicekoki kalimat &#8220;bangun subuh ya nak, supaya tidak telat sholat subuh.&#8221; Kalimat ini diulang-ulang terus menerus dan akan masuk ke alam bawah sadarnya. Maka orientasi dia akan menuju pada akhirat. Dimana ia akan bangun subuh demi menjalankan tugasnya sebagai hamba yang taat pada pencipta-Nya.&nbsp;kurang lebih begitu teori yang saya pahami. Tapi berhubung saya bukan psikolog, silahkan pembaca mencari referensi dari pakarnya.&nbsp; Namun, fenomena ini sering saya lihat dalam kehidupan masyarakat muslim bahwa sebagian dari mereka hanya akan bangun lebih subuh ketika jadwal kerja saja. Dan akan bangun lebih siang ketika hari libur.&nbsp;</p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:27px">referensi gambar</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pexels.com/photo/toddle-wearing-gray-button-collared-shirt-with-curly-hair-35537/">https://www.pexels.com/photo/toddle-wearing-gray-button-collared-shirt-with-curly-hair-35537/</a></p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pexels.com/photo/two-children-standing-near-concrete-fence-35188/">https://www.pexels.com/photo/two-children-standing-near-concrete-fence-35188/</a></p>
</div><p>The post <a href="https://sharottea.com/parenting-pola-asuh-anak-membangunkan-shalat-subuh/">PARENTING POLA ASUH ANAK MEMBANGUNKAN SHALAT SUBUH</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sharottea.com/parenting-pola-asuh-anak-membangunkan-shalat-subuh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">272</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
