<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Orangtua Archives - sharottea.com</title>
	<atom:link href="https://sharottea.com/tag/orangtua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sharottea.com/tag/orangtua/</link>
	<description>Berbagi Informasi, tips, pengetahuan, cerita, pengalaman dan produk because Sharing is caring</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jun 2023 10:22:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188833827</site>	<item>
		<title>Penyakit Orang Tua Pemarah, Secara Fisik dan Psikologis</title>
		<link>https://sharottea.com/penyakit-orang-tua-pemarah-secara-fisik-dan-psikologis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[sharot]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jun 2023 10:22:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[parenting anak]]></category>
		<category><![CDATA[Dont be angry mom]]></category>
		<category><![CDATA[Orang tua pemarah]]></category>
		<category><![CDATA[Orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit orang tua pemarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sharottea.com/?p=2489</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siapa pun dapat menjadi marah – itu mudah, tetapi menjadi marah dengan orang yang tepat dan pada tingkat yang tepat<a href="https://sharottea.com/penyakit-orang-tua-pemarah-secara-fisik-dan-psikologis/" class="read-more">Read More<i class="fa fa-long-arrow-right" aria-hidden="true"></i></a></p>
<p>The post <a href="https://sharottea.com/penyakit-orang-tua-pemarah-secara-fisik-dan-psikologis/">Penyakit Orang Tua Pemarah, Secara Fisik dan Psikologis</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="post-content">
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="has-white-color has-text-color has-medium-font-size wp-block-paragraph">Siapa pun dapat menjadi marah – itu mudah, tetapi menjadi marah dengan orang yang tepat dan pada tingkat yang tepat dan pada waktu yang tepat dan untuk tujuan yang benar, dan dengan cara yang benar – itu tidak dimiliki setiap orang dan tidak mudah.” – Aristoteles</p>
</blockquote>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Mengutip ucapan Aristoteles di atas, maka jelaslah perbedaan orang tua pemarah dan orang tua yang bukan pemarah. Orang Tua pemarah cenderung akan marah pada segala hal yang tidak disukainya, bahkan untuk hal-hal sepele yang sebenarnya dapat diselesaikan tanpa marah. Sementara itu orang tua yang baik hanya akan marah jika anak melakukan hal di luar batas. </p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Pembeda lainnya antara <a href="https://sharottea.com/genetik-ayah-dan-ibu-kuatan-mana/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">orang tua </a>pemarah dan orang tua yang tidak pemarah adalah cara mengekspresikan rasa marah. Orang tua pemarah<strong> </strong>mengekspresikan marah melalui cara yang destruktif terhadap mental dan fisik anak. Sebaliknya, orang tua yang baik akan marah dengan cara yang tidak destruktif terhadap fisik dan mental anak.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" width="640" height="676" src="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2023/06/orangtua-pemarah.jpg?resize=640%2C676&#038;ssl=1" alt="orang tua pemarah" class="wp-image-2496" srcset="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2023/06/orangtua-pemarah.jpg?w=762&amp;ssl=1 762w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2023/06/orangtua-pemarah.jpg?resize=284%2C300&amp;ssl=1 284w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2023/06/orangtua-pemarah.jpg?resize=600%2C634&amp;ssl=1 600w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></figure>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Dalam buku berjudul &#8220;Don&#8217;t be Angry Mo<em>m</em>&#8221; karya dr. Nurul Afifah, ternyata <strong>orang tua pemarah </strong>akan memberi dampak negatif berupa penyakit terhadap anak dan dirinya sendiri, baik itu secara fisik maupun mental. Yuk, cek apa saja <strong>penyakit orang tua pemarah</strong>, secara psikis dan fisik :</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px"> <span style="text-decoration: underline;">Dampak marah terhadap fisik dan mental anak </span></p>



<ol class="wp-block-list">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Bentakan kasar orang tua akan menyebabkan kematian sel-sel otak anak</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Jika otak anak di bedah, maka di dalamnya akan terlihat lebih dari 10 triliun sel-sel otak yang sedang tumbuh dan berkembang. Namun, proses ini akan terganggu dengan satu bentakan kasar orangtua. Satu bentakan saja akan menggugurkan lebih dari satu milyar sel otak yang sedang berkembang. Bentakan yang disertai kekerasan fisik kepada anak akan menghancurkan milyaran sel-sel otak yang sedang berkembang.</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sebaliknya, anak yang mendapat kasih sayang penuh dari orang tua cenderung lebih cerdas dengan ukuran otak lebih besar&nbsp; karena rangkaian otaknya terbentuk dengan baik dan cepat.&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="2">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Bentakan kasar orang tua akan menyebabkan psikis anak menjadi stress dan karenanya membuat jantung anak menjadi lelah</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><a href="https://bali.idntimes.com/life/inspiration/sari-rachmah/hal-yang-terungkap-dari-cara-kamu-marah-c1c2" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Bentakan kasar orang tua</a> akan menyebabkan jantung anak berdetak dengan lebih cepat. Hal ini berdampak pula pada kondisi jantung anak lebih cepat lelah. </p>



<ol class="wp-block-list" start="3">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Orang Tua pemarah akan menyebabkan anak merasa sering nyeri di ulu hati</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:22px">Lagi-lagi, bentakan kasar orang tua yang pemarah akan menyebabkan anak stress dan menyebabkan lambung lebih sensitif terhadap jumlah asam lambung sehingga anak sering merasakan nyeri pada ulu hati.</p>



<ol class="wp-block-list" start="4">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Anak yang sering dibentak kasar orang tuanya akan kehilangan rasa percaya diri</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Bentakan kasar dari orang tua akan menyebabkan banyak tekanan psikologi bagi anak yang dampaknya luar biasa. Salah satu dampak buruk dari bentakan kasar orang&nbsp; tua adalah menurunkan rasa percaya diri anak dan menjadi penakut.&nbsp;</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Persepsi anak tentang dirinya menjadi negatif bahwa dirinya selalu salah dalam bertindak sehingga menyebabkan pribadi anak menjadi penakut, kehilangan rasa percaya diri dan tahap berikutnya&nbsp; yang lebih buruk adalah depresi.</p>



<ol class="wp-block-list" start="5">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Prestasi akademik anak di sekolah menurun</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sudah jelas kondisi psikologi anak yang depresi akan berimbas pada prestasi belajar di sekolah. Ditambah perasaan tidak percaya diri atau minder dengan teman-teman sebayanya akan memperparah kondisi psikologisnya.&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="6">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Orang tua pemarah akan kehilangan kepercayaan dari anak </mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Secara alamiah, orang tua pemarah akan kehilangan rasa percaya anak.  Dengan demikian, apakah anak akan mendengarkan perkataan orang tuanya ? Tentu hanya nempel sebentar di telinga tapi untuk dilupakan. </p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><span style="text-decoration: underline;">Dampak terhadap fisik dan mental orang tua</span></p>



<ol class="wp-block-list">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Marah yang destruktif merenggangkan ikatan emosi antara anak dan orangtua</mark> </li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Ikatan emosi hanya akan terbentuk jika ada rasa kasih sayang antara orangtua dan anak. Namun, jika orangtua hanya marah-marah tak terkontrol pada anak, rasa kasih sayang orangtua kepada anak akan hilang dan begitu pula sebaliknya.&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="2">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Orang Tua yang pemarah cenderung menderita berbagai penyakit</mark> </li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Berbagai penyakit yang diderita orang tua pemarah disebabkan fungsi organ-organ tubuhnya bekerja secara tidak wajar sehingga menyebabkan berbagai penyakit seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, stroke dan maag.&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="3">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Sering marah-marah pada anak akan menghilangkan rasa kasih sayang terhadap anak</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">&nbsp;Dari Manakah datangnya cinta dan kasih sayang? Anda perlu tahu cinta dan kasih sayang datang dari perbuatan baik yang tulus kepada seseorang. Sehingga, jika marah-marah bukan suatu perbuatan baik maka bukankah berarti pelakunya akan kehilangan rasa cinta dan kasih sayang dari dalam hatinya?&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="4">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Orang tua   pemarah akan lebih cepat tua </mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Ah, jika anda sering mendengar orang tua zaman dahulu sering mengatakan &#8220;Jangan suka marah-marah nanti cepat tua&#8221; maka percayalah itu bukan mitos. Ini bukan mitos dan dapat dijelaskan secara ilmiah.&nbsp;</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Orang yang pemarah secara psikologi dia akan menjadi mudah tertekan atau stress. Saat kondisi psikologi seseorang stress, maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang berlebih. Hormon kortisol berlebih tidak baik untuk tubuh, salah satunya buat kulit. Kortisol yang berlebih akan menyebabkan berkurangnya kolagen yang berfungsi untuk melenturkan kulit sehingga tidak keriput dan awet muda.</p>



<ol class="wp-block-list" start="5">
<li style="font-size:23px"><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-cyan-bluish-gray-color">Gangguan kecemasan sering dialami orang tua pemarah</mark></li>
</ol>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Secara psikologi, orang yang mudah marah sering mengalami gangguan kecemasan termasuk dalam hal-hal kecil dan cenderung membesar-besarkan masalah yang sebenarnya dapat diselesaikan dengan cara bermusyawarah.&nbsp;</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Pada dasarnya, anak-anak adalah orang dewasa dalam bentuk mini. Ini berarti mereka memiliki perasaan yang sama seperti halnya orang dewasa. Jika orang dewasa tidak suka saat seseorang memarahinya secara berlebihan apalagi jika sampai melibatkan kekerasan fisik maka anak-anak juga sama.</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sebenarnya, anak-anak dapat diajak berdiskusi untuk menyelesaikan suatu masalah ataupun mendisiplinkan mereka. Namun, banyak juga orang tua yang tidak memilih cara ini dan lebih memilih cara kasar untuk mendisiplinkannya. Sayangnya, cara ini bukannya berdampak baik pada perkembangan mental anak dan justru merusak mental hingga gangguan kesehatan. Juga, merenggangkan ikatan emosional antara anak dan orang tuanya. Sebaliknya, melayani anak dengan penuh cinta dan kasih sayang akan mempengaruhi karakter anak ketika dewasa menjadi pribadi yang positif.&nbsp;Yuk, jadilah orangtua yang tidak pemarah dan order buku &#8220;Dont be Angry Mom&#8221; whatsap 081221537939</p>
</div><p>The post <a href="https://sharottea.com/penyakit-orang-tua-pemarah-secara-fisik-dan-psikologis/">Penyakit Orang Tua Pemarah, Secara Fisik dan Psikologis</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2489</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kesalahan Mendidik Anak, Orangtua Harus Tahu Ini!</title>
		<link>https://sharottea.com/kesalahan-mendidik-anak-orangtua-harus-tahu-ini/</link>
					<comments>https://sharottea.com/kesalahan-mendidik-anak-orangtua-harus-tahu-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[sharot]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2021 16:29:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[parenting anak]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kesalahan mendidik anak]]></category>
		<category><![CDATA[Orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sharottea.com/?p=1602</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kesalahan mendidik anak, memang pada dasarnya bukan disengaja tetapi lebih cenderung kepada ketidaktahuan orangtua tentang bagaimana cara mendidik yang baik<a href="https://sharottea.com/kesalahan-mendidik-anak-orangtua-harus-tahu-ini/" class="read-more">Read More<i class="fa fa-long-arrow-right" aria-hidden="true"></i></a></p>
<p>The post <a href="https://sharottea.com/kesalahan-mendidik-anak-orangtua-harus-tahu-ini/">Kesalahan Mendidik Anak, Orangtua Harus Tahu Ini!</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="post-content">
<p class="has-drop-cap has-text-align-justify has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><strong>Kesalahan mendidik anak</strong>, memang pada dasarnya bukan disengaja tetapi lebih cenderung kepada ketidaktahuan orangtua tentang bagaimana cara mendidik yang baik dan benar. Mendidik anak tidak cukup hanya dengan bersikap baik ya, tapi juga  harus benar sebab banyak orangtua yang bersikap sangat baik kepada anaknya tetapi malah menyebabkan anaknya jadi manja. Nah, oleh karena itu menjadi orangtua yang baik tidak cukup, sebab </p>



<p class="has-drop-cap has-text-align-justify has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">harus dibarengi dengan ilmu parenting. Mendalami bagaimana menjadi orangtua yang baik, atau bagaimana mendidik anak yang benar memang tidak semudah membalikkan kedua belah tangan, sebab menyangkut psikologi manusia. Namun, pada dasarnya anak sama seperti orang dewasa tetapi dalam bentuk mini. Mereka memiliki rasa suka, tidak suka, sedih, marah yang sama seperti orang dewasa. </p>



<p class="has-text-align-justify has-vivid-green-cyan-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Berikut ini, <strong>kesalahan mendidik anak</strong> yang sering dilakukan orangtua. Ayo kita cross check, barangkali ada salah satunya sering dilakukan kepada anak kita. </p>



<ol class="has-light-green-cyan-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Orangtua membuat keputusan tanpa melibatkan pendapat anak</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/financesonline.com/uploads/child.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt="Kesalahan mendidik anak"/><figcaption>menanyakan pendapat pada anak mengajarkan anak bertoleransi</figcaption></figure>



<p class="has-text-align-justify has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Contohnya, membuat keputusan liburan ke suatu tempat tanpa melibatkan anak dalam musyawarah. Ada baiknya, melibatkan anak dalam musyawarah sebelum membuat sebuah keputusan. Anak yang terbiasa diajak bermusyawarah akan memiliki toleransi yang tinggi. </p>



<ol start="2" class="has-light-green-cyan-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Menuduh anak melakukan suatu kesalahan tanpa menanyakan kebenarannya terlebih dahulu</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/mommyuniversitynj.com/wp-content/uploads/2014/08/quote.png?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption><a href="https://mommyuniversitynj.com/2014/08/24/mommy-rant-please-stop-judging-the-way-i-choose-to-raise-my-children/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Source</a> biasakan bertanya pada anak, bukan menuduh </figcaption></figure>



<p class="has-text-align-justify has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sering orangtua ketika melihat suatu peristiwa yang tidak sesuai harapan, kemudian menuduh anak sebagai biang keroknya. Padahal, mereka belum menanyakan kebenarannya pada anak. Hal ini akan membuat anak sakit hati dan kehilangan kepercayaan. Segerakan meminta maaf dan jangan diulang kembali. </p>



<p class="has-text-align-justify has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Contohnya, sang adik yang sedang bermain dengan kakaknya menumpahkan gelas kopi hingga pecah. Orangtua yang mendengar ini langsung datang dan menuduh sambil marah-marah kepada sang kakak. Kira-kira jika orangtua di posisi sang kakak, sakit hati tidak ? Sakit hati dong! </p>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Maka biasakan bertanya, &#8220;Siapa yang menumpahkan kopi?&#8221; Pertanyaan ini akan terdengar lebih ramah di telinga anak dan tidak membuatnya sakit hati. Ingat, kuncinya biasakan bertanya pada anak, bukan menuduh. </p>



<ol class="wp-block-list" start="3" style="font-size:23px"><li><span class="has-inline-color has-light-green-cyan-color">Orangtua sibuk dengan HP, sedangkan  anak yang ada dihadapannya diacuhkan</span></li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/3975644/pexels-photo-3975644.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption><a href="https://www.pexels.com/photo/woman-using-laptop-while-daughter-playing-with-constructor-3975644/">Source</a>  ilustrasi orangtua yang sibuk dengan gadget</figcaption></figure>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Pernahkah ketika orangtua saling berhadapan dengan anak, tetapi orangtua malah sibuk dengan gadgetnya dan anak yang dihadapannya tidak diajak ngobrol untuk sekedar bertanya &#8220;Bagaimana perasaanmu hari ini?&#8221; , &#8220;Apa yang terjadi di sekolah hari ini?&#8221; Atau yang lainnya. Nah, jika ini sering terjadi, perbaikilah! Sebab anak butuh diajak ngobrol, curhat, menceritakan kesehariannya di sekolah sehingga tercipta bounding. </p>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Jika hal ini tak terjadi, orangtua seharusnya khawatir karena anak akan mencari tempat  curhat, bercerita segala permasalahannya kepada orang lain yang barangkali malah akan memberikan pengaruh negatif kepada anak. </p>



<ol start="4" class="has-light-green-cyan-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Orangtua jarang bercerita dan mengajak anak berbincang-bincang</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/4473797/pexels-photo-4473797.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption>Ilustrasi orangtua berbincang dengan anak , <a href="https://www.pexels.com/photo/caring-mother-patting-little-son-on-head-on-bed-4473797/">source</a> </figcaption></figure>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Apa sih pentingnya mengajak anak berbincang-bincang ? Pertama, mencegah pengaruh negatif dari lingkungan sekitar. Kedua, menciptakan ikatan batin (bounding) orangtua dan anak.</p>



<ol start="5" class="has-light-green-cyan-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Memberikan anak semua keinginannya</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/4934115/pexels-photo-4934115.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption>Ilustrasi orangtua dan anak <a href="https://www.pexels.com/photo/man-holding-boy-in-striped-sweater-while-typewriting-4934115/">source</a> </figcaption></figure>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Orangtua yang baik memang akan memberikan semua keinginan anak, tetapi anak juga harus belajar menerima kondisi penolakan. Jangan ragu untuk mengatakan tidak kepada anak, sebab anak yang selalu mendapatkan keinginannya akan menjadi anak yang manja, tidak dapat menerima realita hingga menjadi pribadi yang rewel. Ia akan merengek sampai keinginannya dikabulkan. </p>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Ada saatnya orangtua menolak keinginan anak dan orangtua wajib menjelaskan keadaan dan alasannya. Jangan sampai menolak tapi tanpa penjelasan. </p>



<ol start="6" class="has-light-green-cyan-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Agar anak tidak rewel, orangtua memberikan HP dan TV sepanjang waktu</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/4089659/pexels-photo-4089659.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption>menonton tv <a href="https://www.pexels.com/photo/anonymous-siblings-cuddling-and-watching-tv-at-home-4089659/">source</a></figcaption></figure>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Ini memang jurus paling ampuh membuat anak diam, tenang dan lambat laun tertidur di depan TV atau gadget. Namun, hal ini tidak direkomendasikan sebab pada beberapa kasus terlalu banyak di depan tv atau gadget menyebabkan speech delay (terlambat berbicara). Pada beberapa kasus lainnya menunjukkan gejala serupa anak autisme, seperti tidak mau memandang lawan bicara, membeo  (ketika diajak berbicara cenderung mengikuti kata-kata lawan bicara tanpa paham maknanya), menyukai benda-benda yang berputar, dll.</p>



<ol class="wp-block-list" start="7" style="font-size:23px"><li><span class="has-inline-color has-light-green-cyan-color">Terlalu sering makan di luar rumah</span></li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/8119991/pexels-photo-8119991.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption>Ilustrasi pemilih makanan <a href="https://www.pexels.com/photo/a-girl-does-not-want-to-eat-vegetables-8119991/">source</a></figcaption></figure>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Anak yang terlalu sering makan masakan dari luar rumah seperti restoran, gofood, dll cenderung tidak menyukai masakan rumah. Seenak apapun masakan rumah tetap bagi anak yang terbiasa dengan menu makanan luar akan merasa makanan rumah tidak enak. Kalau sudah begini repot ya harus beli makanan dari luar terus ?</p>



<ol start="8" class="has-light-green-cyan-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Monoton dalam menu makanan</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/8119913/pexels-photo-8119913.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt=""/><figcaption>Ilistrasi Susah makan  <a href="https://www.pexels.com/photo/girl-sitting-in-front-of-a-plate-with-food-8119913/">source</a> </figcaption></figure>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Monoton dalam menu makanan akan membuat anak menjadi pemilih makanan. Ia hanya akan menyukai makanan yang itu-itu saja dan tidak memakan jenis makanan lainnya. Repot kan jika sudah susah makan ?</p>



<p class="has-pale-pink-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Nah kan ternyata ada banyak ya. Yuk kita belajar lagi menjadi orangtua yang tak hanya baik, tapi juga benar.</p>
</div><p>The post <a href="https://sharottea.com/kesalahan-mendidik-anak-orangtua-harus-tahu-ini/">Kesalahan Mendidik Anak, Orangtua Harus Tahu Ini!</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sharottea.com/kesalahan-mendidik-anak-orangtua-harus-tahu-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1602</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
