<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gangguan kepribadian ambang Archives - sharottea.com</title>
	<atom:link href="https://sharottea.com/tag/gangguan-kepribadian-ambang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sharottea.com/tag/gangguan-kepribadian-ambang/</link>
	<description>Berbagi Informasi, tips, pengetahuan, cerita, pengalaman dan produk because Sharing is caring</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Feb 2022 04:26:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188833827</site>	<item>
		<title>Gangguan Kepribadian Ambang; Respon Terhadap Trauma</title>
		<link>https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/</link>
					<comments>https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[sharot]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2022 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[parenting anak]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan kepribadian ambang]]></category>
		<category><![CDATA[Kepribadian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sharottea.com/?p=1804</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gangguan kepribadian ambang atau dalam bahasa lainnya adalah borderline personality barangkali jarang didengar atau diketahui oleh masyarakat awam. Namun, yang<a href="https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/" class="read-more">Read More<i class="fa fa-long-arrow-right" aria-hidden="true"></i></a></p>
<p>The post <a href="https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/">Gangguan Kepribadian Ambang; Respon Terhadap Trauma</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="post-content">
<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><strong>Gangguan kepribadian ambang</strong> atau dalam bahasa lainnya adalah borderline personality barangkali jarang didengar atau diketahui oleh masyarakat awam. Namun, yang perlu diketahui oleh banyak orang, dilansir <a href="https://theconversation.com/we-need-to-treat-borderline-personality-disorder-for-what-it-really-is-a-response-to-trauma-115549" target="_blank" rel="noreferrer noopener sponsored nofollow"><em>The</em> Conversation</a> bahwa gangguan kepribadian ini umumnya terjadi karena trauma di masa kecil, sehingga lebih tepat dikatakan sebagai respon terhadap trauma daripada gangguan kepribadian.&nbsp;</p>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Juga, masih dilansir  <em>The Conversation</em> bahwa penderita gangguan kepribadian ambang umumnya disebabkan trauma akibat kekerasan seksual, kekerasan fisik, pengabaian yang sangat ekstrim oleh keluarga terdekat, perpisahan dengan orangtua atau orang terdekat.</p>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Dikutip dari <a href="https://www.halodoc.com/artikel/benarkah-anak-broken-home-lebih-berpotensi-terkena-bpd )" target="_blank" rel="noreferrer noopener">halodoc</a> bahwa :</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><span class="has-inline-color has-pale-pink-color">BPD adalah gangguan kesehatan mental yang berdampak pada cara berpikir dan merasakan tentang diri sendiri dan orang lain. Ini bisa menyebabkan masalah pada kehidupan sehari-hari. Termasuk masalah citra diri, kesulitan mengelola emosi dan perilaku, serta pola hubungan yang tidak stabil.</span></p></blockquote>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Jadi, dengan kata lain penderita memiliki cara berpikir yang tidak umum dan perasaan yang tidak umum terhadap diri sendiri maupun orang lain. Ketidakumumannya ini sering menyebabkan penderita terhempas dari pergaulan sosial.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph" style="font-size:23px"><span class="has-inline-color has-pale-cyan-blue-color">Dikutip dari <a href="https://www.alodokter.com/bpd-borderline-personality-disorder" target="_blank" rel="noreferrer noopener">aladokter</a> :&nbsp;</span></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><span class="has-inline-color has-pale-pink-color">BPD bisa menyebabkan penderitanya berpikir bahwa dirinya buruk, bersalah, atau tidak berarti. Pikiran ini bisa hilang timbul, sehingga membuat penderitanya kalut dan berusaha mencari pembenaran atau pembelaan ke orang-orang sekitarnya untuk meyakinkan bahwa dirinya tidak buruk.</span></p></blockquote>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Untuk itu, penting juga orang tua mengetahui gejala gangguan kepribadian ambang atau borderline personality disorder (bpd) pada remaja yang diantaranya meliputi :&nbsp;</p>



<ol start="1" class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Penderita gangguan kepribadian ambang sering mengalami Mood swing</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/4100431/pexels-photo-4100431.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt="Gangguan kepribadian ambang"/><figcaption><a href="https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-orang-orang-kantor-hubungan-4100431/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Pexels.com/Cottonbro</a></figcaption></figure>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Ya, pada beberapa penderita gangguan kepribadian sering mengalami mood swing, tidak terkecuali pada penderita gangguan kepribadian ambang atau borderline personality disorder (bpd). Mood swing ini dapat terjadi tanpa alasan atau pemicu. Misalnya rasa benci pada seseorang tanpa alasan, lalu tiba-tiba dapat merasa kasihan pada orang tersebut yang juga tanpa alasan. Atau rasa marah yang tiba-tiba lalu berganti dengan cemas dan lain sebagainya.</p>



<ol start="2" class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Penderita sering mengalami delusi</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-full"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" width="612" height="455" src="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-469334826-612x612-1.jpg?resize=612%2C455&#038;ssl=1" alt="Gangguan kepribadian ambang" class="wp-image-1819" srcset="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-469334826-612x612-1.jpg?w=612&amp;ssl=1 612w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-469334826-612x612-1.jpg?resize=300%2C223&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-469334826-612x612-1.jpg?resize=600%2C446&amp;ssl=1 600w" sizes="(max-width: 612px) 100vw, 612px" /><figcaption><a href="https://www.istockphoto.com/id/foto/potret-ilusi-optik-seorang-pria-gm469334826-61519514" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Istock.com/SIphotography</a></figcaption></figure>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Penderita cenderung berkeyakinan tentang sesuatu hal yang akan terjadi berdasarkan sesuatu yang tidak masuk akal. Juga, pada beberapa kasus ia merasa mendengar suara seseorang yang tak nampak sedang berbicara padanya menyuarakan ajakan-ajakan tertentu. Juga, pada beberapa penderita memiliki teman khayalan yang mendorong penderita untuk bunuh diri.</p>



<ol start="3" class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Penderita cenderung berbohong</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-full"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" width="612" height="432" src="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-910148976-612x612-1.jpg?resize=612%2C432&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-1822" srcset="https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-910148976-612x612-1.jpg?w=612&amp;ssl=1 612w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-910148976-612x612-1.jpg?resize=300%2C212&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/sharottea.com/wp-content/uploads/2022/02/istockphoto-910148976-612x612-1.jpg?resize=600%2C424&amp;ssl=1 600w" sizes="(max-width: 612px) 100vw, 612px" /><figcaption><a href="https://www.istockphoto.com/id/foto/manusia-menunjuk-dirinya-sendiri-saat-berbohong-gm910148976-250663612" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Istock.com/SIphotography</a></figcaption></figure>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Pada beberapa penderita gangguan kepribadian, kebiasaan berbohong adalah hal yang sering terjadi, termasuk pada penderita gangguan ambang. Bahkan pada beberapa kasus, penderita berbohong untuk hal-hal yang situasinya tidak membuatnya terpaksa berbohong. Tidak jarang, penderita mempercayai dusta yang diucapkannya sehingga tak dapat membedakan antara kenyataan dan dusta.</p>



<ol start="4" class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Perasaan hati yang hampa secara terus menerus dan berkepanjangan. </li><li>Penderita sering melukai diri sendiri</li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/4239070/pexels-photo-4239070.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt="Gangguan kepribadian ambang"/><figcaption>sumber gambar: pexels.com/Karolina Grabowska</figcaption></figure>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sering melukai diri sendiri sebagai respon terhadap rasa sedih, terluka dan kecewa. Biasanya, perasaan negatif ini akan teralihkan dengan melukai fisiknya. Melukai fisik penderita gangguan ambang ini dapat berupa percobaan bunuh diri, membenturkan kepala, menyilet lengan, membakar tangannya dan lain sebagainya.</p>



<ol start="6" class="has-luminous-vivid-amber-color has-text-color wp-block-list" style="font-size:23px"><li>Penderita memiliki perasaan hipersensitif </li></ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/images.pexels.com/photos/3601097/pexels-photo-3601097.jpeg?w=640&#038;ssl=1" alt="Gangguan kepribadian ambang"/><figcaption><a href="https://www.pexels.com/id-id/foto/foto-skala-abu-abu-pria-yang-menutupi-wajah-dengan-tangannya-3601097/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">pexels.com/Daniel Reche</a></figcaption></figure>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Perasaan hipersensitif sehingga menyulitkan penderita bergaul dengan orang-orang sekitar, termasuk pergaulan dengan keluarganya sendiri. Perasaan hipersensitif ini akan membuat penderita mudah tersinggung, mudah kecewa, mudah sedih, anti kritikan dan perasaan negatif lainnya yang kemudian akan mendorong penderita melukai dirinya sendiri untuk mengalihkan perasaannya pada luka fisik.</p>



<p class="has-pale-cyan-blue-color has-text-color wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sayangnya, dari sudut pandang masyarakat awam, seseorang dengan gangguan kepribadian sering dianggap kurang ibadah atau kerasukan setan. Itulah pentingnya mengkonsultasikan masalah kejiwaan pada seorang ahli untuk mengetahui akar permasalahan dan mendapatkan solusi yang tepat.</p>
</div><p>The post <a href="https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/">Gangguan Kepribadian Ambang; Respon Terhadap Trauma</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sharottea.com/gangguan-kepribadian-ambang-respon-terhadap-trauma/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1804</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
