<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Novel percintaan Archives - sharottea.com</title>
	<atom:link href="https://sharottea.com/tag/novel-percintaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sharottea.com/tag/novel-percintaan/</link>
	<description>Berbagi Informasi, tips, pengetahuan, cerita, pengalaman dan produk because Sharing is caring</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Jul 2026 08:18:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188833827</site>	<item>
		<title>Novel Percintaan Lelaki di Panggung Sandiwara: Pengenalan</title>
		<link>https://sharottea.com/novel-percintaan-lelaki-di-panggung-sandiwara-pengenalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[sharot]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 10:25:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Unboxing buku]]></category>
		<category><![CDATA[Nove]]></category>
		<category><![CDATA[Novel percintaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sharottea.com/?p=3544</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kenapa sih novel percintaan sering menjadi bestseller yang diburu penggemar? Mungkinkah karena adanya ikatan emosi yang kuat dengan pembaca? Kejadiannya<a href="https://sharottea.com/novel-percintaan-lelaki-di-panggung-sandiwara-pengenalan/" class="read-more">Read More<i class="fa fa-long-arrow-right" aria-hidden="true"></i></a></p>
<p>The post <a href="https://sharottea.com/novel-percintaan-lelaki-di-panggung-sandiwara-pengenalan/">Novel Percintaan Lelaki di Panggung Sandiwara: Pengenalan</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="post-content">
<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color wp-elements-d91a7e95c40a5ffde8c7a17ec8c36fe3 wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Kenapa sih <strong>novel percintaan</strong> sering menjadi bestseller yang diburu penggemar? Mungkinkah karena adanya ikatan emosi yang kuat dengan pembaca? Kejadiannya pun barangkali sering relate dengan sehari-hari pembaca. Katanya sih, dalam sebuah seminar online yang saya ikuti, pengalaman yang relate dengan pembaca lebih diminati.</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color wp-elements-73f1a0dd1f00a6ef52e0e31d9b6113de wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Sebentar lagi, saya akan menelurkan <strong>novel percintaan</strong> pertama saya yang berjudul “Lelaki di Panggung Sandiwara”. Awalnya, saya tidak pernah berniat menuliskan novel dengan tema-tema seperti ini karena saya bukan tipe orang yang romantic. Bahkan, saat nonton drakor pun, seseringnya lebih menyukai tema psikopat, detektif, polisi-polisian, misterius. Drakor percintaan pertama saya berjudul “Boys Before Flower” setelah itu tidak ada lagi.</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color wp-elements-452287e4251abf7e01930910f0695a8b wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Tidak ada alasan khusus bagi saya untuk tidak begitu berniat menulis novel bertema percintaan, barangkali satu-satunya alasan paling kuat bingung menyusun dialog romantic seperti apa, atau adegan romantic yang bikin baper seperti apa. Julukan saya saat masih sekolah: si cuek atau mati gaya. Saya si paling anti membaca novel-novel romantic cinta-cintaan. Namun demikian, pada akhirnya saya menjilat ludah saya sendiri, karena malah menulis <strong>novel percintaan</strong>. Niat awalnya, lebih focus pada mental health si tokoh utama pria, tanpa sadar isu mental health malah jadi prioritas kedua setelah isu percintaan si tokoh utama yang berada di usia dewasa muda.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Novel percintaan yang dibungkus isu mental health</strong></h2>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color wp-elements-c015649a5ee74d88df30bccb785a295a wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Selain isu tentang percintaan, dalam novel pertama saya ini, isu tentang keluarga, parenting, mental health, persahabatan juga ikut diperlihatkan. Dalam novel ini, percintaan yang saya tuliskan bukanlah percintaan idealis romantic seperti love at first sight, tetapi lebih cenderung pada persahabatan dua muda-mudi yang berubah menjadi perasaan romantic sebagai pria dan wanita. Sementara itu, dua muda-mudi ini memiliki karakter cuek, bukan tipe orang yang romantic dari sisi bahasa, perilaku dan lain sebagainya.</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color wp-elements-98907409c4803c66b8562650dd9b2be3 wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Di dalamnya juga ada unsur-unsur budaya internasional dari beberapa negara, sebab tokoh utama diceritakan sebagai pria muda turunan Arab-Indonesia, “kekasih sementaranya” (wah apa tuh kekasih sementara?) turunan Inggris-Indonesia, ayah dari teman baiknya berasal dari Korea Selatan.</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color wp-elements-c7e43ebe015e18615cce89a2a55d999a wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Kendati genrenya <strong>novel percintaan</strong>, dialog-dialog didalamnya lebih condong pada dialog-dialog sehari-hari, bukan jenis dialog yang sering-sering mengatakan “I love you, aku sayang kamu dan lain sebagainya” sebab saya lebih menekankan pada karakter unik masing-masing tokoh dan isu mental health.</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color wp-elements-65dce7f433846349fc4a49c61ae0a66c wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Misalnya, tokoh utama yang aslinya berkarakter introvert, tidak banyak gaya, tidak banyak ngomong malah berprofesi sebagai actor yang menuntut dia menjadi pribadi sebaliknya saat di depan layer. Tokoh sahabat wanita yang tomboy, tidak bisa dandan, slengean, bahkan dari rambutnya sering menyembul kutu-kutu, dituntut bersikap dan bedandan sebaliknya karena profesi. Masih banyak lagi tokoh-tokohnya dengan keunikan masing-masing, tapi lebih baik lagi jika membeli bukunya.</p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color wp-elements-d169eb547faf7d76a68e2fa5c5dc110e wp-block-paragraph" style="font-size:23px">Demikian dari saya sebagai perkenalan <strong>novel percintaan</strong> pertama yang akan segera launching, semoga pembaca suka dan mohon maaf jika ada kesalahan-kesalahan ya. Terima kasih pada tim editor, project manager, dan lain-lainnya dari Detak Pustaka. Good luck buat kita semua. Amiiin… amiiin.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
</div><p>The post <a href="https://sharottea.com/novel-percintaan-lelaki-di-panggung-sandiwara-pengenalan/">Novel Percintaan Lelaki di Panggung Sandiwara: Pengenalan</a> appeared first on <a href="https://sharottea.com">sharottea.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3544</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
